oleh

Sejumlah Orang Tua Siswa Keluhkan Sistem PPDB SMP Kota Bandung

BandungKita.id. BANDUNG – Hari kedua pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Bandung diwarnai keluhan sejumlah orang tua calon siswa.

Mereka menuturkan, sistem PPDB dinilai merugikan dan cenderung tidak adil, lantaran menyulitkan calon siswa yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan disekolah yang dipilihnya.

“Sistem zonasi sekarang ini tidak memberikan motivasi ke anak untuk belajar, karena salah satu prioritas PPDB saat ini adalah jarak bukan kecerdasan, tentu sistem zonasi ini, belum fair,” kata orang tua siswa, Anugrah (69) saat ditemui BandungKita di SMPN 5 Kota Bandung, Jumat (24/5/2019) kemarin.

Mestinya, kata Anugrah pendidikan mengutamakan modal kecerdasan siswa bukan memilih mana yang lebih dekat. “Yang di utamakan itu otaknya, bukan rumahnya,” kata Anugerah.

Dirinya mengatakan, meski zonasi diproyeksikan untuk berbagai program positif di Kota Bandung, dia menaksir dalam plelaksanaanya belum tentu optimal. “Zonasi katanya bertujuan menopang program jalan kaki ke Sekolah tapi pada pelaksanaanya saya pikir tetap pada pakai motor kok,” kata Anugrah.

BACA JUGA:

Sistem Zonasi di Kota Bandung Dinilai Membingungkan

 

Polrestabes Bandung dan Disdik Jabar Turun Tangan Tindaklanjuti Siswa yang Dikeluarkan SMA Pelita Nusantara

 

Selain itu, Anugrah mengatakan soal tujuan Zonasi tersebut yang diharapkan dapat menghilangkan istilah sekolah favorit dan non favorit, Anugrah justru menilai hal tersebut merupakan kewajaran.

“Saya fikir ya disini masih favorit, sehingga wajar dan harus ada kopetisi dengan sendirinya motivasi itu terbangun, kalau untuk pemeratan harus objektif, standar gak guru-gurunya, saran dan parasarana sekolahnya standar atau enggak,” kata warga Kecamatan Buah Batu tersebut.

Sementara itu, menurut Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) SMPN 5 Kota Bandung, Lilis Resmiati mengatakan donasi dilakukan agar pendidikan menjangkau Semua lapisan masyarakat.

“Tentu kita tahu bersama sistem ini berdasarkan Perwal Kota Bandung yang bertujuan menjangkau dan memudahkan masyakat, tentu kita berharap semua masyakat juga turut serta mendukung,” ujar Lilis.

Selain di SMPN 5 Kota Bandung, PPDB juga dilaksanakan di sekolah lainya, salah satunya SMPN 2 Kota Bandung, pantauan dilokasi pelaksanaan PPDB SMP dijadwalkan berlangsung dari 23-28 Mei, dari pukul 08.00-14.00 WIB. (Tito Rohmatulloh/BandungKita)

Editor: Dian Aisyah

Komentar