oleh

Kapolres Garut Klaim Mudik Tahun Ini ‘Zero Accident’

BandungKita.id, GARUT – Polres Garut mengklaim bahwa operasi mudik atau operasi ketupat 2019 sangat minim kecelakaan, bahkan bisa dikatakan zero accident. Namun demikian, hingga hari ini Polres Garut mencatat masih terjadi arus balik,  kemacetan pun masih terjadi di beberapa titik.

“Alhamduliah sampai saat ini saya tidak mendengar (kecelakaan fatal sampai merengut nyawa), kalau nyenggol-nyeggol dikit wajarlah, apalagi meninggal dunia itu tidak ada, semuanya clear, zero accident,” ujar Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna usai halalbihalal di Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah IV, Kamis (13/6/2019).

Baca juga:

Wisata Air Cipanas Garut Masih Jadi Favorit

 

Meski demikian kata Budi, arus mudik sudah mulai usai, sekarang pemudik bercampur dengan arus wisatawan. “Tapi bukan hanya sama pemudik. Malah kebanyakan sekarang itu didominasi sama wisatawan atau warga yang mau halalbihalal di Garut,” katanya.

Pihaknya pun masih melakukan sejumlah langkah antisipasi mengurai arus lalu lintas. Ia menyebut, masih banyak yang berkunjung ke Garut. Terutama untuk berlibur ke sejumlah objek wisata.

“Kemarin saya tanya ke pengendara sepeda motor. Dia dari Bandung sama istri dan anaknya sengaja mau liburan ke Sayangheulang. Jadi masih banyak yang datang ke Garut,” katanya.

Baca juga:

Jelang Putusan MK, MUI Minta Pendukung 01 dan 02 Berdamai

 

Budi menambahkan, untuk pemudik yang menggunakan jalur selatan di tahun ini mengalami penurunan. Adanya jalan tol Trans Jawa sangat berpengaruh.

“Kalau enggak ada tol, bisa dua kali lipat yang pakai jalur selatan. Meski pemudik menurun, tapi tetap banyak wisatawan sampai terjadi kemacetan,” ujarnya.

Kemacetan juga disebabkan para pemudik yang hanya sebentar menikmati libur lebaran. Berbeda dengan tahun lalu yang lebih panjang liburnya saat arus balik.

“Sekarang semua bertumpuk di hari yang sama. Ditambah adanya wisatawan. Jadi macetnya berhari-hari,” ucapnya. ***(M Nur el Badhi)

Editor: Restu Sauqi

Komentar