by

Disdukcapil KBB Kekurangan Blanko e-KTP, Warga yang Antre Sejak Pagi Disuruh Pulang

BandungKita.id, NGAMPRAH – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali menjadi luapan kekesalan warga.

Kosongnya blanko e-KTP dan erornya jaringan diduga menjadi sebab warga menelan kecewa. Pasalnya, tak sedikit warga yang harus kembali pulang tanpa hasil, setelah mengantre berjam-jam sejak pagi.

Salah satu warga Cikalongwetan, Yusuf (47) mengaku datang ke Disdukcapil KBB semenjak pukul 6.00 WIB. Setelah berjam-jam mengantre, salah satu petugas pencatatan sipil mengumumkan bahwa jaringan eror dan blangko kosong.

“Kita disuruh balik lagi ke sini besok. Emangnya kita gak kerja? Setiap orang kan punya kesibukan masing-masing,” ujarnya dengan nada kesal saat ditemuiĀ BandungKita.id, di Kantor Disdukcapil KBB, Senin (2/9/2019).

Yusuf dan warga lainnya tampak kesal karena mereka yang sudah mengantre berjam-jam diminta pulang dengan alasan blanko e-KTP kosong dan jaringan komputer eror.

Baca juga:

Blanko e-KTP Dibatasi, Kabupaten Bandung Dapat Jatah 500 Keping Tiap Pekan

 

Sementara itu, bagian informasi Disdukcapil KBB, Dei Surya mengatakan kekosongan blanko tersebut telah terjadi sejak Senin (28/8/2019) sampai sekarang.

“Senin depan kita terakhir mengeluarkan blanko cuma 500 keping. Sampai sekarang blankonya memang masih kosong,” ungkapnya.

Dei beralasan, tidak tersedianya blanko karena belum ada pengiriman dari pusat. Atas dasar itu, Dei mengatakan kekosongan blanko bukan salah Disdukcapil KBB.

Selain blanko yang kosong, jaringan eror juga dikeluhkan warga. Akibat dari eror jaringan, data yang dikirim menjadi terhambat. Dei menyebutkan, lamanya eror jaringan tidak bisa diprediksi.

“Kita gak bisa prediksi sampai kapan. Soalnya eror jaringan ini memang dari pusat. Karena ini dari pusat, sepertinya seluruh Disdukcapil se-Indonesia juga eror,” kata Dei.***(Bagus Fallensky/BandungKita.id)

Editor: Restu Sauqi

Comment