by

Innalillahi! Bangunan MI Batujajar KBB Ludes Terbakar, Padahal Besok Siswa Ujian

BandungKita.id, KBB – Bangunan lantai dua Madrasah Ibtidaiyah (MI) Roudhotutta’lim atau biasa disebut MI Batujajar di Jalan Raya Barat 363, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hangus terbakar, Minggu (8/12/2019).

Berdasarkan pantauan di lapangan, bangunan lantai dua sekolah yang berdiri sejak tahun 1973 itu nyaris ambruk.

Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB dan sempat viral di media social (medsos). Setengah jam kemudian Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) KBB berhasil memadamkan api sehingga tidak melebar ke bangunan di lantai bawahnya.

Salah seorang pengurus Yayasan Roudhotutta’lim, H Budiman (56) mengatakan saat peristiwa kebakaran terjadi ia sedang tidak ada di lokasi. Menurut dia, ia baru mengetahui peristiwa kebakaran tersebut setelah diberitahu anaknya sehingga tidak mengetahui persis mengenai penyebab kebakaran tersebut.

“Kata anak saya, percikan api mulanya berasal dari kelas 5 atau kelas 6 yang posisinya di tengah-tengah bangunan. Kayaknya percikan itu karena korsletting listrik,” ujar Budiman kepada wartawan.

BACA JUGA :

Wow! Natasya Arimbi, Siswa SMAN 1 Cililin KBB Juara Pidato di Busan Korea Selatan

 

 

Ada Aroma Pungli di SDN 1 Cipeundeuy Padalarang, Disdik KBB Lamban Bertindak

 

 

Budiman yang ketika peristiwa kebakaran sedang berada di Kota Bandung langsung bergegas menuju Batujajar. Sejam kemudian ia tiba di lokasi dan melihat kondisi bangunan sekolah yang menampung 700 siswa itu sudah amburadul.

Separuh bangunan di lantai dua tampak nyaris roboh karena beberapa kelas ludes terbakar. Berkas-berkas serta buku di kelas yang terbakar tidak dapat diselamatkan.

Belum diketahui berapa kerugian akibat kebakaran yang meludeskan beberapa kelas MI Batujajar tersebut. Namun dipastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut karena para siswa sedang libur.

Namun kebakaran tersebut membuat pihak sekolah kebingungan. Sebab, Senin (9/12/2019) besok para siswa akan melaksanakan ujian akhir semester. Pihak sekolah bingung bagaimana dan di mana siswa akan melaksanakan ujian.

Kepala Sekolah MI Batujajar, Nenden Reni mengaku terpaksa menunda pelaksanaan ujian bagi kelas 1 hingga kelas 4 karena tak ada kelas yang bisa digunakan. Sementara kelas 5 dan kelas 6 tetap melaksanakan ujian dengan meminjam lokasi bangunan SMPN 1 Batujajar.

“Kita sudah memberitahukan pada orangtua siswa, kalau untuk kelas 1 sampai kelas 4, besok tidak ada kegiatan di sekolah. Kalau sudah ada hasil musyawarah, kita akan langsung umumkan,” ujar Nenden.

Dijelaskan Nenden, MI Batujajar memiliki 785 siswa. Untuk murid kelas 5 dan 6 saja, kata dia, jumlahnya mencapai 250 siswa. Sisanya adalah siswa kelas 1-4.in

“Mohon do’anya saja anak-anak yang kelas 5 dan kelas 6 bisa mengikuti tes dengan lancar. Dan segera ada solusi terbaik bagi anak kelas 1-4. Sementara ini, hanya itu yang kita perbuat,” ujar Nenden lirih. (M Zezen Zainal M/BandungKita.id)

Editor : M Zezen Zainal M

 

Comment