by

Waduh! Boy William Diperiksa Polisi Terkait Pembobolan Kartu Kredit

BandungKita.id, SELEB – Boy William akhirnya memenuhi panggilan Subdit V Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur, dalam pemeriksaan lanjutan kasus pembobolan kartu kredit atau carding.

Selebritas, presenter sekaligus YouTuber ini diperiksa kurang lebih lima jam, sebagai saksi Boy mengaku dicecar 30 pertanyaan oleh penyidik. Boy diperiksa terkait jasa promosi (endorse) yang ia berikan terhadap pelaku bisnis illegal @tiketkekinian.

“Lupa berapa, sekitar 30 pertanyaan lumayan banyak sih,” ungkap Boy, setelah diperiksa di Mapolda Jatim, Rabu (22/7) seperti dikutip BandungKita.id dari CNN Indonesia.

Boy tidak mengetahui berapa jumlah nilainya, tapi kemudian mengakui telah menerima imbalan endorse dari tersangka berupa tiket pulang pergi Jakarta-Paris.

“Benar saya menerima jasa tiket [pesawat] untuk pulang-pergi, tapi kalau nominalnya enggak tahu,” tutur Boy.

Saat melakukan persetujuan kerja sama, Boy mengaku tak kenal dengan para pelaku. Ia mengatakan sebatas mengetahui dan sempat berinteraksi dengan dua orang di antaranya.

BACA JUGA :

Siapa YouTuber Nomor Satu di Indonesia? Tengok Penghasilan Mereka yang Bikin Melongo

Baim Wong Sedekah Dijadikan Konten Youtube, Begini Hukumnya Kata Ustadz Abdul Somad

Anji Sebut Alip Ba Ta Gitaris Terhebat, Gitaris ini Marah dan Tidak Terima

Saat itu Boy mengatakan pihaknya hanya menjalin kerja sama biasa. Ia tak tahu menahu bahwa tiket pesawat yang diterimanya dari pelaku itu didapat dengan cara illegal.

“Jadi sama-sama barter value aja, kita sama sekali nggak tahu sebagai orang yang memiliki digital platform yang menyediakan jasa promosi buat mereka, dan mereka juga menyediakan jasa untuk kita terbang.

“Di balik itu semua kita ndak tahu bakal seperti ini, kita enggak tahu mereka company apa, buat kita melihat orang punya usaha mereka promosi, kita punya benefit-nya, mari kita kerja sama,” ujarnya.

Dengan kejadian ini, Boy mengatakan akan lebih berhati-hati dan selektif dalam menerima tawaran kerja sama endorse. Ia khawatir hal semacam ini akan terulang dan merugikan banyak orang, terutama pengikutnya di media sosial.

“Kita harus sadari kalau kita punya followers yang cukup luas dan dengan aku meng-endorse sebuah perusahaan yang mungkin bisa dibilang, sorry, kurang jelas, saya ndak mau followers saya ikut terjebak dalam hal itu,” katanya.

Pemeriksaan terhadap Boy William sebenarnya telah dijadwalkan sejak Maret lalu. Namun tertunda lantaran wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia. Saat itu Boy juga baru saja pulang dari Amerika Serikat.

“Boy William pulang dari Amerika, belum 14 hari di Indonesia, jadi paling bagus kan (ditunda),” ujar Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan saat ditemui di Mapolda, Senin (16/3).

Kasus ini bermula saat kepolisian Polda Jatim meringkus empat tersangka pembobolan kartu kredit atau carding dengan modus akun jasa perjalanan di Instagram lewat akun @tiketkekinian.

Polisi telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini yakni Sergion Chondro, Farhan Darmawan, Mari Dela, dan Meliana Kurniawan.

Lewat aksinya itu, tersangka meraup untung ratusan juta rupiah. Keuntungan tersebut kemudian digunakan para tersangka untuk membayar jasa promosi tujuh selebritis.

Yakni BW (Boy William), AK (Awkarin), TM (Tyas Mirasih), dan GA (Gisella Anastasya), serta JI (Jesica Iskandar), Sarah Gibson (SG), dan RS (Ruth Stefanie).

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 32 ayat (1) juncto Pasal 48 ayat (1) UU Informasi Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP, dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda Rp 5 Miliar.(*)

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment