by

Kang Maman Sunjaya : Sosok Pemimpin Cerdas, Sederhana dan Birokrat Langka

BandungKita.id, KBB – Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali berduka. Setelah kehilangan mantan Bupati pertama KBB H Abubakar dan pendiri KBB H Endang Anwar, Kabupaten termuda kedua di Jawa Barat itu kembali kehilangan salah seorang tokoh terbaiknya, yakni Maman S Sunjaya yang merupakan mantan Sekda KBB.

Maman S Sunjaya meninggal dunia Sabtu (3/10/2020) sekitar pukul 07.00 WIB di RS Al Islam Bandung setelah menderita sakit cukup lama. Jenazah almarhum dishalatkan di masjid di dekat kediamannya di Cisaranten dan dimakamkan di kampung halamannya di Garut.

Warga KBB benar-benar terpukul dengan berita kepergian Maman S Sunjaya, sang birokrat cerdas dan disegani. Banyak kesan manis dan mendalam yang ditinggalkan Maman dalam kiprahnya membangun Kabupaten Bandung Barat.

Maman S Sunjaya, diakui banyak pihak sebagai salah seorang birokrat terbaik di KBB. Namun, Maman bukan hanya birokrat, ia adalah seorang pemimpin. Sosoknya, nyaris tidak tergantikan dan tak ada duanya. Ia adalah panutan bagi ASN KBB.

Di lingkungan Pemkab Bandung Barat, penulis menjadi saksi bahwa nama Maman S Sunjaya begitu harum dan disegani. Disegani bukan karena sosoknya yang arogan dan tangan besi, melainkan karena kecerdasan, kelembutan sikap dan kesederhanaannya.

“Beliau sosok pemimpin yang cerdas, bijaksana, tegas dan penyayang terhadap bawahan. Kepemimpinannya patut untuk diteladani,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) KBB, Asep Wahyu FS saat dihubungi BandungKita.id, Sabtu (3/10/2020).

Asep Wahyu mengaku sangat kehilangan sosok senior, mentor, dan panutannya di birokrasi tersebut. Asep Wahyu sendiri pernah menjadi anak buah almarhum Maman S Sunjaya ketika Asep Wahyu menjabat sebagai Sekretaris DPRD KBB.

BACA JUGA :

Innalillahi.. Mantan Sekda KBB, Maman S Sunjaya Tutup Usia di RS Al-Islam

Begini Sosok H Endang Anwar di Mata Mantan Sekda KBB Maman S Sunjaya

Tokoh Pendiri Kabupaten Bandung Barat H Endang Anwar Meninggal Dunia, Ini Profil Singkat Almarhum

KBB Berduka! Innalillahi, Mantan Bupati KBB Abubakar Meninggal Dunia, Rencana Dimakamkan di Sini

Hal senada juga diungkapkan oleh sahabat almarhum, Kandar Karnawan. Kandar yang dikenal sebagai pemerhati pemerintahan mengaku sangat kehilangan sosok “Kang Maman” yang dikenal memiliki jiwa kepemimpinan sejak muda.

“Sosok almarhum adalah sosok seorang pemimpin sejati. Sejak sama-sama duduk di bangku SMA 7 Bandung, beliau sudah menunjukkan jiwa kepemimpinannya melalui organisasi OSIS yang beliau pimpin,” ujar Aan, sapaan akrabnya.

Aan menyebut banyak jasa dan kontribusi yang telah diberikan Maman untuk KBB. Menurutnya, berkat kepemimpinan dan kerja keras Maman S Sunjaya sebagai sekda, Kabupaten Bandung Barat mampu melesat dan mengejar ketertinggalannya dari daerah lainnya di Jawa Barat.

“Beliau sosok pekerja keras dan terbiasa hidup prihatin sehingga tidak heran di penghujung karirnya, beliau menjadi sekda yang bersikap sederhana, jujur, disiplin dan tegas. Saya sebagai sahabatnya merasa sangat kehilangan sosok beliau dan sosoknya saat ini sulit ditemui di birokrat lain,” ujar Aan.

Anggota DPRD KBB, Nur Djulaeha mengaku sangat terkejut dengan kepergian mantan Sekda KBB tersebut. Politisi PKS yang sempat menjadi ASN Pemkab Bandung Barat itu mengatakan banyak kesan manis yang ditinggalkan almarhum di kalangan PNS KBB.

“Pak Maman itu sosok yang tegas dan jujur. Orangnya lurus. Beliau selalu berusaha normatif dan mengikuti aturan dalam melaksanakan pekerjaannya. Beliau juga sangat menghargai bawahannya,” kata Nur.

Almarhum Maman S Sunjaya, mantan Sekda KBB (foto:istimewa)

Fajar Taufik, politisi PDIP KBB juga mengaku sangat kehilangan sosok Maman S Sunjaya. Meski Maman birokrat dan dirinya politikus, sosok Maman S Sunjaya memiliki kesan mendalam di benaknya.

“Buat saya, Maman S Sunjaya bukan hanya kakak, tapi juga orangtua. Beliau sosok motivator hebat yang penuh kesederhanaan dalam hidupnya. Beliau sosok birokrat yang jauh dari kesan elitis atau priyayi,” ungkap Fajar Taufik mengungkapkan kesedihannya.

“Kang Maman adalah sosok yang benar-benar spiritual. Keagamaannya sangat kuat, tapi tidak membatasi beliau dalam bergaul. Yang pasti saya belum menemukan lagi sosok yang seperti Kang Maman Sunjaya,” tambah kader PDIP tersebut.

Ia juga menyebut kontribusi Maman bagi KBB sudah tidak diragukan lagi. Ketika awal KBB berdiri setelah lepas dari Kabupaten Bandung, menurut dia, Maman Sunjaya lah yang memetakan dan membangun birokrasi di Pemkab Bandung Barat sehingga akhirnya pembangunan berjalan lancar di KBB.

“Salah satu peninggalannya adalah terwujudnya birokrasi yang kuat dan berdirinya gedung pemerintahan KBB saat ini. Beliau juga yang menyelamatkan KBB dari disclaimer sehingga menjadi sehat seperti sekarang,” kata dia.

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Maman S Sunjaya (foto:istimewa)

Pemimpin Perusahaan BandungKita.id, Dona Hermawan juga tak bisa melupakan sosok Maman S Sunjaya. Kesederhanaan, kejujuran, sikap egaliter, pengayom dan kebijaksanaan adalah beberapa sifat Maman yang tertanam dalam benak Dona.

Baginya, Maman adalah sosok birokrat langka dan sulit ditemukan pada diri birokrat saat ini. Maman S Sunjaya adalah perpaduan birokrat, pemimpin, dan sosok orangtua yang jujur dan sederhana.

“Buat saya beliau adalah sahabat, kakak dan guru. Spirit lahirnya BandungKita.id, salah satunya karena dorongan beliau. Semoga beliau husnul khatimah dan diterima segala amal ibadahnya,” kata Dona.

Warga Kecamatan Cipatat KBB, Tri Nanda juga memiliki kesan positif terhadap sosok Sekda pertama KBB tersebut. Menurutnya, Maman S Sunjaya layak menjadi contoh dan panutan bagi para ASN atau PNS KBB saat ini.

“Sebagai masyarakat saya melihat beliau sosok yang merakyat dan tidak ada batasan antar pejabat dan masyarakat. Beliau harus menjadi contoh bagi pejabat dan PNS KBB lainnya,” ungkap Nanda.

Selamat jalan Kang Maman, jasa dan kontribusimu akan selalu kami kenang. (M Zezen Zainal M/ BandungKita.id)

Editor : M Zezen Zainal M

Comment