by

Ada 5 Kasus Kebakaran di KBB dan Kabupaten Bandung Sepanjang 2020, Berikut Rinciannya

BandungKita.id, KABUPATEN BANDUNG & KBB – Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendata, mulai 1 Januari sampai 16 Desember 2020 hanya terjadi 5 kasus kebakaran.

Rincian lokasinya adalah Pabrik (3 kasus), Kendaraan (1 kasus). Kemudian kebakaran juga turut menimpa sebuah rumah akibat tabung gas yang meledak. Terdapat 1 korban jiwa dan 2 korban luka bakar ringan dan kerugian materil yang harus ditanggung mencapai belasan miliar rupiah.

“Jumlah kerugian kebakaran di Kabupaten Bandung dan KBB sepanjang tahun 2020 mencapai 16 miliar rupiah. Sedangkan harta yang berhasil diselamatkan dari puing-puing kebakaran adalah senilai Rp 17 miliar rupiah,” tandasnya.

Sementara itu, Jumlah kasus dan kerugian akibat kebakaran di Kabupaten Bandung sepanjang 2020 turun sangat drastis dari tahun sebelumnya. Pasalnya, data Diskar PB Kabupaten Bandung menunjukan pada 2019 telah terjadi sebanyak 351 kasus kebakaran.

BACA JUGA :

Innalillahi… Pasturi Sibuk di Bengkel, Rumah Terbakar dan Balita Tewas Terpanggang

Kebakaran di Lereng Gunung Tangkuban Parahu, Diduga ini Penyebabnya

Sebuah Rumah di Cisarua Hangus Terbakar, Kerugian Mencapai Rp 100 Juta⁣

“Kebakaran pada tahun 2019 tersebar di 31 kecamatan Kabupaten Bandung dan tercatat kerugian mencapai lebih dari Rp. 25 miliar dan terselamatkan aset senilai kurang lebih Rp. 85 miliar,” ungkap Kadisdamkar Kabupaten Bandung, Kawaludin di Soreang beberapa waktu lalu.

Penurunan jumlah tersebut disinyalir bukan karena berkurangnya jumlah kejadian kebakaran. Melainkan karena adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk melapor dan penambahan pos di wilayah tengah Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang dan Pameungpeuk. Sebagai upaya preventif, pihaknya juga selalu melakukan edukasi, sosialisasi dan pelatihan untuk meminimalisir kebakaran.

“99% kebakaran terjadi akibat kelalaian manusia. Jadi kami akan terus menambah pos-pos baru serta berupaya memberikan edukasi, agar masyarakat mengetahui apa-apa saja yang bisa menyebabkan kebakaran, dan bagaimana penanganan dini saat kebakaran itu terjadi,” pungkas Kawaludin. (Azmy Yanuar Muttaqien/BandungKita.id)

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment