by

Pandemi Berpotensi Pecah Belah Keutuhan Bangsa, ini Pesan Danpusdiklatpassus Batujajar

BandungKita.id, KBB – Pandemi Covid-19 tidak saja berdampak pada lumpuhnya berbagai sektor kehidupan, namun juga memicu permasalahan sosial yang ditenggarai akan memecah belah keutuhan bangsa.

Menyikapi hal itu, Komandan Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Danpusdiklatpassus) Brigjen TNI Thevi A. Zebua mengatakan, masa-masa sulit disaat pandemi Covid-19 harus dihadapi bersama.

Ia meminta, semua elemen masyarakat harus bersatu padu, untuk mengatasi berbagai kesulitan selama ini.

Menurutnya, masa pandemi ini adalah masa dimana saatnya semua pihak harus selalu bergandengan tangan, bekerja sama dan sama sama bekerja.

“Kita harus rajut, bekerja sama, sama-sama bekerja, bergandengan tangan untuk menghadapi masa-masa sulit ini,” ujarnya, disela-sela acara Komunikasi Sosial dan Bakti Sosial Pusdiklatpassus Tahun 2021, di Pusdiklatpassus Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis 5 Agustus 2021.

Ia menyebut, sebagai abdi negara, Kopassus harus berada di tengah-tengah masyarakat. Begitu juga dengan kondisi Pandemi saat ini, Kopassus berupaya membantu masyarakat melalui komunikasi sosial dan berbagai kegiatan sosial.

Ia juga menegaskan, agar bisa membangkitkan lagi sikap gotong royong yang menjadi budaya bangsa. Pentingnya gotong royong inipun, untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan.

Persatuan dan kesatuan itu tidak hanya disampaikan dalam slogan. Namun ia berharap, harus dengan tindakan nyata, yang dimulai dengan lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan semua elemen masyarakat.

“Kami instansi TNI dalam hal ini Kopassus, yang ada di Batujajar ini sudah sama-sama, sering kami melaksanakan kegiatan bersama untuk menggalang persatuan dan kesatuan,” tuturnya.

Menanggapi kondisi KBB saat ini, Thevi menyatakan mengapresiasi dengan upaya Pemda KBB dalam mengatasi Covid-19. Upaya yang dilakukan Pemda KBB cukup signifikan, dengan segala keterbatasan.

“Itu berarti mereka ataupun kita semua masyarakat dan nakes juga bekerja keras. Terima kasih yang ada di KBB ini mereka bekerja keras. Dan ini suatu pencapaian yang baik,” ucapnya.

BACA JUGA:

Prihatin Ada Warganya Coba Bunuh Diri, Oded Doakan Korban Cepat Sembuh

Emil Usul Provinsi Kelola Distribusi Vaksin ke Kota dan Kabupaten

Bantuan Pakan Hewan Diberikan Pemprov Jabar ke Kebun Binatang Bandung

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan menegaskan, kunci utama besarnya bangsa Indonesia adalah persatuan. Oleh karena itu, seluruh elemen di negeri ini harus memegang teguh hal tersebut.

Menurutnya, saat ini semua elemen di negeri ini tengah bersatu melawan pandemi Covid-19 yang mendera selama hampir dua tahun terakhir. Selain hal lain yang tak kalah penting adalah menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jadi paham radikalisme ini yang juga harus menjadi perhatian kita semua, jangan sampai kita terpecah belah oleh paham yang dapat mengancam keutuhan negeri ini,” katanya.

Ia menambahkan, perbedaan suku,ras,budaya dan agama yang beranekaragam di Indonesia tidak dapat menjadi alasan untuk saling berjauhan antara satu dengan yang lain.

“Jadi pancasila ini menyatukan kita semua, ibarat kita menikah pancasila itu seperti akadnya lah untuk membentuk negara ini walaupun berbeda-beda suku, agama, budaya, bahasa tapi kita tetap bersatu,” tukasnya. (Agus SN/BandungKita.id) ***

Editor: Agus SN

Comment