by

PTM di KBB Rencana Digelar Pekan Ketiga September 2021, Disdik: Kami Tengah Matangkan Teknisnya

BandungKita.id, KBB – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (KBB) Asep Dendih mengatakan, pelakasaan pembelajaran tatap (PTM) muka di KBB direncanakan akan dilakukan pada pekan ketiga September 2021 nanti. Meski demikian, pihaknya hingga kini masih terus melakukan sejumlah persiapan guna mematangkannya.

“Kami tengah melakukan rapat dengan berbagai pihak agar pelaksanaan PTM ini benar-benar siap dilaksanakan di Bandung Barat,” ujarnya kepada BandungKita.id, Selasa 31 Agustus 2021.

Ia mengaku, sebelumnya sudah mempersiapkan sejumlah sekolah sebagai percontohan dalam pelaksanaan PTM di masa pandemi Covid-19 ini. Namun tertunda lantaran adanya kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), serta terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pada beberapa waktu lalu.

Lanjutnya, agar PTM nanti bisa berjalan lancar pihaknya telah berkoordinasi dengan pengawas dan juga pembina sekolah terkait dengan teknis pelaksanaanya. Tentunya, hal ini juga mengacu pada surat keputusan bersama (SKB) 4 Menteri tentang syarat pelaksanaan PTM.

“Karena hal itu, jadi semua persiapan kembali lagi ke sekolahnya masing-masing. Untuk pelaksanaan PTM di KBB, kita melihat dari kebijakan PPKM dan status zona Bandung Barat yang saat ini di level 3 dan zona kuning,” kata Asep.

BACA JUGA:

Pemkot Bandung Berkomitmen Dukung Optimalisasi RTH di Bandung Raya

Pemkot Bandung Pinta Aparat Kewilayahan Terus Gelar Vaksinasi

Sempat Bocor, PDAM Tirtawening Usahakan Layanan Air Normal Hari Ini

Ada sejumlah syarat yang mesti diperhatikan dalam pelaksanaan PTM nanti, mulai izin dari Gugus Tugas Covid-19 daerah, lalu orang tua, kemudian di sekolah masing harus ada Satgas khusus yang bertugas untuk menyiapkan protokol kesehatan.

“Satgas di sekolah harus menyiapkan fasilitas cuci tangan, skema pembagian siswa yang masuk dan pulang, cara belajar dan lain sebagainya,” katanya.

Asep juga menerangkan, kebijakan setiap daerah dalam menentukan pelaksanaan PTM di setiap daerah berbeda-beda. Tergantung dari kesiapan kematangan persiapan di setiap sekolah.

“Kami ingin ada koordinasi yang baik antara pihak sekolah dengan Gugus Tugas Covid-19 di wilayah masing-masing. Misalnya, untuk jenjang SMP yang berada di wilayah kecamatan, berarti harus koordinasi dengan gugus tugas kecamatan,” ucapnya.

Ditambahkannya, pihak sekolah juga harus memberikan persyaratan kepada para orang tua, mulai dari izin belajar orang tua yang diketahui oleh komite sekolah, termasuk kesiapan protokol kesehatannya. (Agus SN/BandungKita.id) ***

Editor: Faqih Rohman Syafei

Comment