Peran Inspektorat Dipertanyakan, Kreditur BDS : “Mereka Wakili Kepentingan Bupati”

BandungKita.id, Jakarta, Skandal dugaan penipuan struktural yang melibatkan Bupati Kabupaten Bandung terus bergulir. Dalam episode terbaru podcast Bangbang Widjojanto, pengusaha Vita mengungkap peran mengejutkan dari Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung dalam penyelesaian utang ratusan miliar rupiah yang melibatkan BUMD PT Bandung Daya Sentosa (BDS).

Inspektorat Bukan Pengawas, Tapi Perpanjangan Tangan Kekuasaan”

Dalam wawancara eksklusif tersebut, Vita menyebut bahwa Inspektorat Daerah justru menjadi pihak yang aktif menawarkan skema penyelesaian utang melalui proyek pengganti. “Mereka datang bukan sebagai pengawas, tapi sebagai wakil dari Bupati. Tawaran proyek itu seperti jebakan Batman,” ujar Vita.

VIDEO PILIHAN

Proyek yang ditawarkan, menurutnya, tidak sebanding dengan nilai utang yang harus dibayar. “Nilainya jauh di bawah. Dan kalau saya ambil, saya bisa terjerat hukum karena proyeknya tidak jelas,” tambahnya.

Dugaan Korupsi Struktural

Pernyataan Vita memperkuat dugaan adanya korupsi struktural di balik jabatan Bupati Bandung. Bangbang Widjojanto, mantan pimpinan KPK yang menjadi host podcast, menyebut bahwa praktik semacam ini bisa menjebak orang baik dalam sistem yang korup.

“Ketika lembaga pengawas justru menjadi alat pembenaran kekuasaan, maka kita sedang menghadapi bentuk korupsi yang paling berbahaya: korupsi struktural,” tegas Bangbang.

Skema proyek pengganti yang ditawarkan oleh Inspektorat dinilai sebagai upaya mengalihkan tanggung jawab hukum dari pejabat daerah kepada pengusaha. “Saya diminta menyelesaikan sendiri utang yang bukan saya buat, dengan proyek yang tidak layak. Ini bukan solusi, ini jebakan,” kata Ibi Vita.

Forum Korban PT BDS telah menuntut pembayaran utang senilai Rp105,4 miliar dan mengancam akan melaporkan kasus ini ke KPK, Kejaksaan Agung, dan Presiden RI jika tidak ada penyelesaian.

Kasus ini membuka pertanyaan besar: apakah Inspektorat Daerah masih menjalankan fungsi pengawasan, atau telah menjadi bagian dari sistem yang melanggengkan penyalahgunaan kekuasaan?(Dhomz/Bandungkita.id)

Comment