oleh

Tingkatkan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Kabupaten Bandung, Polda Jabar Terus Galakkan Baksos

BandungKita.id, SOREANG – Tingginya angka morbiditas (pernyataan terkena penyakit), mortalitas (jumlah kematian), disabilitas serta berbagai penyakit baik menular maupun tidak menular membuat tantangan terkait pencegahan dan pengendaliannya.

Hal itu dikatakan Bupati Bandung, Dadang Naser saat menghadiri acara bakti sosial (baksos) dan kesehatan yang diselenggarakan Polda Jawa Barat (Jabar). Dadang juga menuturkan derajat kesehatan sangat berpengaruh pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, mengingat persaingan di era global sendiri semakin tinggi.

“Dengan kualitas kesehatan yang rendah, akan berdampak pada minimnya produktivitas dan daya saing masyarakat, sehingga akan berpengaruh terhadap minimnya penghasilan dan perputaran ekonomi disekitarnya,” jelas Dadang, di Graha Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Sabtu (4/3/2019) lalu.

Untuk meninjau kondisi tersebut, Kapolda Jabar Irjen. Pol. Agung Budi Maryoto juga mengakui, pihaknya sudah enam kali melaksanakan baksos di Kabupaten Bandung. Salah-satunya mengunjungi masyarakat Kabupaten Bandung yang terkena musibah banjir di Baleendah.

“Begitu dilantik saya langsung ke Pasirjambu untuk melaksanakan baksos dan menanam sebanyak 500 ribu pohon. Selain itu, saat terjadi korban miras oplosan saya langsung telfon bupati dan kapolres untuk melaksanakan baksos, kesehatan serta sosialisasi kepada warga Cicalengka,” ungkapnya.

Menyinggung isu lingkungan, Agung Budi Maryoto mengungkapkan seluruh program yang diciptakan harus terorientasi dalam melestarikan lingkungan. “Alhamdulillah, berdasarkan Perpres (Peraturan Presiden) sudah dibentuk program Citarum Harum. Memang tidak semudah menegakkan hukum kriminal, oleh karena itu kita harus menggandeng seluruh stakeholder,” pungkasnya. (Dian Aisyah/Bandungkita.id)

Komentar