oleh

Pelayanan Kesehatan di Selatan Bandung Barat Masih Minim, Gubernur Jabar: Jangan Dulu Minta Bantuan Infrastruktur

BandungKita.id, CILILIN – Pelayanan dasar masyarakat di Kabupaten Bandung Barat baik pendidikan maupun kesehatan dinilai masih rendah.

Hal tersebut diakui Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat ditemui usai helatan acara peluncuran Mobile Puskesmas (MPUS) di Alun-alun Cililin, KBB, Senin (15/4/2019) sore.

“Memang betul ya terkait pendidikan dan kesehatan saya sendiri yang memonitoring aspirasi warga melalui WhatsApp maupun Instagram,” ungkap Hengky.

Menurutnya, wilayah paling banyak keluhan kesehatan ada di wilayah selatan Bandung Barat. Dari hal itu, Hengky meminta agar Pemprov Jabar bisa turut membantu.

BACA JUGA:

Maksimalkan Kesehatan Warga Pelosok, Pemprov Jabar Rilis ‘Mpus’

 

Masa Tenang Pemilu 2019, Bawaslu Jabar Gencar Lakukan Patroli di KBB

 

“Hadirnya MPUS ini kami menyambut baik. Ini bukti bahwa pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warganya terutama dibidang kesehatan. Kita apresisi, karena dulu di wilayah selatan memang ada warga kita yang harus kena musibah karena minimnya sarana prasarana,” papar Hengky.

Hengky mengatakan, Bandung Barat bagian selatan masih sangat membutuhkan penambahan sarana prasarana dan tenaga medis. Dia mengusulkan diadakan beasiswa di masing-masing desa.

“Pengalaman, ada bidan dari luar daerah yang tugas di Gununghalu. Karena tidak betah akhirnya pulang lagi. Nah ini kita akan anggarkan beasiswa untuk bidan asli daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengimbau kepada kepala daerah agar tidak mengajukan bantuan anggaran infrastruktur jika hal dasar masih belum terpenuhi.

“Suratan infrastruktur silahkan ajukan. Indeks KBB juga harus jadi perhatian. Kalau indeks pendidikan dan kesehatan kurang baik, jadi jangan dulu minta yang lain,” sebut Emil. (Bagus Fallensky/BandungKita.id)

Editor: Dian Aisyah

Komentar