by

Proyek Tambang Pasir di Gunung Masigit Telah Kantongi Izin

Bandungkita.id, NGAMPRAH – Kepala Desa Gunung Masigit, Tarkopa memastikan bahwa proyek tambang pasir atau galian C oleh CV Kamar di Kampung Lampegan RW 06, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat telah mengantongi izin.

“Warga sudah sepakat. Sudah ke beberapa RW yang dilewati kendaraan pengangkut pasir. Janjinya, perusahaan akan beri kompensasi,” ujar Tarkopa saat ditemui di Kantornya, Selasa (2/7/2019).

Meski demikian, dampak yang dirasakan warga sekitar kata Tarkopa, pasti ada. Warga yang terdampak diantaranya, Rw 6, Rw 5 dan Rw 7.

“Polusi udara, kebisingan mesin dan dampak ritasinya. Namun, warga setempat sudah bersepakat. Bahkan kompensasi dampak negatifnya sudah siap,” tambahnya.

Baca juga:

Polusi Udara, Warga Padalarang Tolak Aktivitas Industri PT Multi Marmer Alam

 

Menurutnya, dalam izin yang diterimanya, proyek tersebut bukan proyek yang direncanakan untuk penambangan pasir. Melainkan, penataan tanah untuk membangun Islamic Center.

“Lokasinya sih di Rw 6. Luasnya sekitar 5 hektar lebih,” ungkapnya.

Tarkopa mengatakan, CV Kamar sudah beroperasi kurang lebih satu pekan. Beberapa pemukiman warga pun sudah dibuatkan sumur bersama oleh pihak perusahaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Apung Hadiat Purwoko mengatakan jika benar perusahaan itu tak berizin, pihaknya tidak bisa melakukan penindakan.

Apalagi jika perusahaan itu sudah mengantongi izin, maka tidak ada persoalan yang perlu dipermasalahkan.

“Kita hanya menindak perusahaan yang berizin. Bagi perusahaan perusahaan ilegal atau tak berizin, wewenangnya ada di Satpol PP untuk melakukan penindakan,” ucapnya.***(Bagus Fallensky/BandungKita.id)

Comment