by

Sedih dan Haru! Harusnya Ujian, Para Siswa MI Batujajar KBB Bantu Bersihkan Puing-puing Sekolah Mereka yang Terbakar

BandungKita.id, KBB – Kebakaran yang menimpa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Roudhotutta’lim Batujajar atau dikenal MI Batujajar, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terpaksa membuat pelaksanaan ujian di sekolah tersebut ditunda sehari.

Pantauan lapangan Bandungkita.id, tampak para siswa, pihak sekolah,sebagian orangtua dan komite sekolah sibuk membersihkan puing-puing dan material sisa kebakaran.

Ditemui BandungKita.id di sela-sela memimpin anak-anak membereskan buku-buku dan alat peraga yang sempat diselamatkan, Kepala Sekolah, Nenden, mengatakan bahwa ujian untuk 785 anak, ditunda sampai hari besok, Selasa, 10/12/2019.

“Kami menunda ujian yang semestinya hari ini sudah mulai, ke hari besok,” tutur Nenden, yang berdiri memimpin siswa-siswinya membereskan buku dan alat peraga lainnya.

Ditanya lokasi yang akan dipakai ujian, Nenden menyebut beberapa sekolah terdekat sudah menawarkan tempat.

“Banyak sekolah yang menawarkan tempat untuk digunakan oleh siswa-siswi kami sebagai tempat ujian, mengingat jumlah siswa yang cukup banyak. Pilihannya kemungkinan di SMPN 1 Batujajar. Kami sudah berkomunikasi dengan mereka,” ujar Nenden dengan mata berkaca-kaca.

BACA JUGA :

Innalillahi! Bangunan MI Batujajar KBB Ludes Terbakar, Padahal Besok Siswa Ujian

 

 

Peristiwa di KBB: Kecewa Dengan Kebijakan Kades, Kadus Bakar Seragam

 

 

Nenden tak dapat menyembunyikan kesedihannya akibat kebakaran tersebut. Matanya terlihat sembab. Ia begitu terpukul dengan kebakaran yang menghanguskan sejumlah kelas di sekolah tersebut.

Terlebih, para siswa yang berjumlah lebih dari 750 orang seharusnya melaksanakan ujian sekolah mulai Senin (9/12/2019).

Tak hanya Nenden, para siswa juga mengaku sangat sedih sekolah kebanggaan sekaligus tempat menuntut ilmu mereka ludes terbakar.

“Kami sedih pa, tolong bantulah supaya sekolah kami cepet-cepet dibangun lagi,” ujar seorang siswa kelas 6, Ramzi.

Ramzi dan sejumlah temannya ikut memberihkan puing-puing sekolah. Ia ikut menggotong lemari plastik yang selamat dari kebakaran.

Ramzi dan teman-temannya juga mengaku bingung akan melaksanakan ujian di mana.

“Katanya di SMPN 1 Batujajar, tapi kita siap dimana we, asal bisa ujian”, tutur Anggi, siswa kelas 6 lainya, sambil menenteng buku untuk dipindahkan dari rumah seberang sekolah.

Orangtua dan Komite sekolah tidak tinggal diam. Mereka ikut bergotong royong, membereskan puing-puing sisa bakaran. “Kami bersama dengan pihak sekolah dan orang tua siswa, bersama-sama membereskan puing-puing sisa kebakaran”, papar Muhammad Toyib, komite sekolah.

“Kami merasa memiliki MI ini, prihatin dengan peristiwa kebakaran yang menimpa sekolah, kami bantu membersihkan puing-puing. Barangkali kalau sudah bersih ada kelas yang bisa dipakai”, papar H Budiman, yang beberapa waktu sebelumnya sempat mimpin MI Roudhotutta’lim, sekolah yang berdiri sejak tahun 70 an. (Dadang Gondrong/BandungKita.id)

Editor : M Zezen Zainal M

Comment