by

Waduh, Inspektorat KBB Polisikan Warga yang Tuding Pejabatnya Terima Suap

BandungKita.id, KBB – Alih-alih melakukan pendekatan persuasif dan menjamin kebebasan berpendapat, Inspektorat Kabupaten Bandung Barat (KBB) lebih memilih mengambil langkah hukum terhadap salah seorang warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, KBB, berinisial AS (43).

Inspektorat resmi melaporkan AS ke Polres Cimahi karena menuding salah satu pejabat Inspektorat KBB, Meidi diduga menerima suap. Laporan polisi terhadap AS itu dilakukan pada Rabu (22/1/2020) dini hari oleh Inspektur Pembantu (Irban) Wilayah II, Meidi.

Laporan polisi yang dibuat oleh pejabat Inspektorat KBB, Meidi yang juga Inspektur Pembantu (Irban) Wilayah II yang melaporkan seorang warga berinisial AS (foto:istimewa)


Dalam surat laporan polisi nomor: LP.B/37/1/2020/JBR/RES CMI, AS diduga telah melakukan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan melalui media elektronik salah satu WhatsApp grup.

AS menulis bahwa Inspektur Pembantu (Irban) Wilayah II, Meidi, telah menerima suap proyek pembangunan jalan. Karena tindakan itu, Meidi merasa terhina dan dicemarkan nama baiknya.

BACA JUGA :

Tokoh Pendiri Kabupaten Bandung Barat H Endang Anwar Meninggal Dunia, Ini Profil Singkat Almarhum

144 Pejabat Dilantik, Bupati KBB Beri Pesan Khusus ke Kadisdukcapil Soal KTP

Waduh! Telusuri Dugaan Korupsi Penyaluran Hibah dan Bansos di KBB, Polda Jabar Sambangi DPKD KBB

“Betul sudah saya laporkan tadi malam ke Polres Cimahi,” kata Meidi melalui pesan singkatnya kepada Bandungkita.id.

Saat ditanya mengenai proyek jalan yang dimaksud, Meidi belum bisa berkomentar. Ia beralasan sedang menjalani kegiatan bimbingan teknis (Bimtek).

“Saya lagi Bimtek, insya Allah secepatnya,” ungkap Meidi.(Restu Sauqi/BandungKita.id)

Editor : M Zezen Zainal M

Comment