by

Mang Oded Apresiasi Puskesmas Garuda yang Siapkan Fasilitas Ruangan Khusus Kasus Covid-19

BandungKita.id, BANDUNG – Untuk memutus mata rantai virus corona dan mendekatkan layanan kepada masyarakat, kini Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Bandung siap menangani Covid-19. Salah satunya yaitu Puskesmas Garuda di Jalan Dadali No. 81 kecamatan Andir.

Untuk melihat kesiapannya, Wali Kota Bandung, Oded M Danial berkunjung ke Puskesmas Garuda, Selasa (7/4/2020). Oded melihat langsung kondisi mulai dari lorong sterilisasi, mengecek setiap pelayanan, fasilitas ruangan, serta melihat ruangan khusus (Poli) bagi pasien Covid-19.

“Alhamdulillah, puskesmas Garuda kualitas sumber daya manusianya luar biasa dan fasilitas yang disediakan cukup bagus. Saya berharap dengan adanya fasilitas di UPT Garuda ini menjadi sebuah kesiapan menangani virus corona,” ujarnya.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial (tengah) mengecek kesiapan Puskesmas Garuda yang menyediakan fasilitas ruangan khusus bagi pasien Covid-19 (foto: humas pemkot bandung)

Oded sangat mengapresiasi langkah UPT Puskesmas Garuda yang sudah menyediakan fasilitas bagi masyarakat di wilayahnya guna penanganan virus corona atau Covid-19.

“Saya melihat di sini nampaknya ruangannya sudah bagus dan terpisah. Mudah-mudahan Puskesmas Garuda ini menjadi pelayanan terbaik bagi masyarakat untuk menangani kondisi seperti ini,” katanya.

Pria yang akrab disapa Mang Oded juga menyebut protokol atau SOP yang dijalankan Puskesmas Garuda dalam pencegahan penyebaran Covid-19 sudah sangat bagus. Salah satunya yakni dengan menyediakan lorong sterilisasi bagi masyarakat yang datang serta memeriksa suhu tubuh setiap pengunjung yang datang ke Puskesmas Garuda.

BACA JUGA :

Relawan Covid-19 Kota Bandung : Dari Pembagian Disinfektan dan Hand Sanitizer Gratis, Fasilitas Ambulans hingga Mengedukasi Masyarakat

Hati-hati! Jangan Menyemprot Disinfektan Langsung ke Tubuh Manusia, Ini Bahayanya

Guru Besar UGM Prediksi Pandemi Covid-19 Akan Berakhir Mei 2020

Sementara itu Kepala UPT Puskesmas Garuda, Neni Kurniati mengatakan, pemilihan ruangan dan poli sudah dilaksanakan sebelum virus corona mewabah. Puskemas terbagi menjadi 3 lantai yaitu, lantai 1 infeksius, lantai 2 Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED), dan antai 3 administrasi.

“Alhamdulillah sebelum terjadi wabah pun kita sudah melaksanakan pembagian dari tingkatannya, perlu diketahui puskesmas Garuda itu ramah anak, dari Garda depan hingga belakang itu ramah anak,” ucapnya.

Salah satu standar operasional prosedur (SOP) pencegahan Covid-19 yang dijalankan Puskesmas Garuda, Kota Bandung. Setiap pengunjung diwajibkan melewati lorong sterilisasi berupa penyemprotan cairan disinfektan guna mencegah penyebaran virus corona (foto: humas kota bandung)

Neni mengatakan, UPT Puskesmas Garuda sudah melakukan prosedur penanganan Covid-19 dengan memasang satu buah tenda emergency. Tenda itu untuk menangani pasien yang sudah masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Kami bekerja sama dengan PMI Kecamatan Andir dengan mendirikan satu buah tenda dan tim medis yang berjaga dalam penanganan virus corona. Hal ini mengantisipasi pasien yang diduga terjangkit Covid-19, ” tambahnya.

BACA JUGA :

DN : “Tunda Kegiatan Infrastruktur dan Alihkan Dana untuk Penanganan dan Dampak Covid-19”

Pemprov Jabar Gelar Rapid Test untuk Ratusan Tenaga Kesehatan dan Karyawan di Zona Merah RSHS Bandung

Wali Kota Bandung Minta Warga Tidak Bersalaman atau Berpelukan, Ini Alasannya

Bantuan APD

Pada kesempatan yang sama, Pengurus daerah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Kota Bandung Dan Ikatan Pejabat Pembuatan Akta Tanah (IPAT) Kota Bandung, Mariana Wijaya memberikan bantuan Alat Pelindung diri (APD) lengkap kepada UPT Puskesmas Garuda.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengecek kesiapan Puskesmas Garuda yang akan menyediakan fasilitas ruangan khusus untuk pasien Covid-19 (foto:humas kota bandung)

“Kami memberikan 15 buah pakaian APD lengkap, ini merupakan upaya membantu saudara-saudara kita terutama petugas medis di puskesmas,” ujarnya.

Menurut Mariana, para petugas medis di puskesmas juga harus memperoleh keamanan yang tinggi untuk membantu masyarakat.

“Saya menginginkan masyarakat agar hidup bersih, berjemur, jaga jarak aman, minum vitamin, supaya tidak tertular Covid-19,” imbau Mariana.(M Zezen Zainal M/ BandungKita.id)

Editor : M Zezen Zainal M

Comment