by

Pilu! Kisah Ade Tergolek Hampir 5 Tahun Mengidap Gula, Netizen Bergerak dan Kadinkes KBB Ambil Langkah Ini

Bandungkita.id, KBB – Ade Sutiawan (60), warga Kampung Cipari Girang RT 003/RW002, Desa Cijambu,Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tergolek lemas karena didiagnosa mengalami penyakit gula darah kering sejak tiga tahun lalu.

Pria yang telah hampir lima tahun ini berada di ranjang ini berprofesi sebagai penjual cendol keliling. Kondisi Ada saat ini sangat memilukan. Badannya kurus kering. Tulang dadanya terlihat menonjol, seolah hanya tulang dibalut oleh kulit.

Kondisinya sangat lemah. Sehari-hari ia hanya bisa tergeletak di tempat tidur. Ia hampir melakukan semua aktivitas hariannya dari atas tempat tidur.

Melihat kondisi Ade yang sangat memprihatikankan tersebut netizen pun bergerak. Sejumlah warganet KBB mengunggah kondisi Ade melalui media sosial dengan harapan pemerintah khususnya Pemkab Bandung Barat tergerak untuk membantu Ade dan keluarganya yang tergolong tidak mampu.

Ade mempunyai istri bernama Opah (56) dan telah dikaruniai 8 anak, di mana 5 orang telah menikah, 2 orang belum menikah. Sang istrilah yang selama ini melayani segala kebutuhan dan merawat Ade yang sudah hampir lima tahun tak tersentuh bantuan pemerintah.

Opah (40), istri Ade, menyebut dirinya dan anak-anaknya telah meminta bantuan pemerintah desa sejak suaminya tergolek lemas. “Wah ada mah 4 tahun yang lalu saya dan anak-anak mencoba meminta bantuan pihak desa, tapi belum juga ada tanggapan” terang Opah kepada BandungKita.id, Kamis (7/5/2020).

Opah pun menuturkan jika suaminya memiliki Jamkesda dan sempat merawat suaminya di RSUD Cililin, “Bapak pernah kami bawa untuk dirawat dulu. Selama 15 hari Bapak dirawat, kalau enggak salah tiga tahun yang lalu” ujar Opah.

Baca Juga:

Viral…! Kisah Warga Cipageran Asri Cimahi yang Gotong Royong Iuran Masak untuk Keluarga Pasien Covid-19

Di Tengah Wabah Corona, Slankers Asal Tasikmalaya Ini Tetap Gigih Bantu Sesama

Viral! Akibat Iseng Prank Bagi Sembako, Ferdian Paleka Youtober Asal Baleendah ini Digeruduk Massa

Namun karena kondisi keuangan untuk menunggu proses rawat inap sudah tidak mereka miliki lagi, Opah dengan terpaksa meminta pulang paksa agar Ade bisa dirawat di rumah.

“Waktu itu kami sudah tidak memiliki bekal untuk menunggu Bapak dirawat. Kalau biaya rawat alhamdulilah ditanggung pemerintah karena punya kartu jaminan,” kenang Opah sambil terdengar lirih nada suaranya.

Reaksi Kadinkes KBB

Terpisah, Kadinkes KBB Hernawan Widjajanto, saat dihubungi Bandungkita mengaku baru mendapatkan kabar kondisi Ade Sutiawan

“Saya baru tahu Pak, terima kasih infonya,” ujar Kadinkes yang humoris itu lewat pesan WhatsApp, Kamis (7/5/2020).

,

“Besok kami akan segera meluncur ke kediaman Pa Ade, barusan kawan-kawan di puskesmas saya WhatsApp dan terus alhamdulilah sudah memberikan data dan lokasi dimana Bapak Ade saat ini ada,” tambahnya.

Dalam situasi seperti ini, Hernawan pun berharap dapat terus mendapatkan informasi terkait kondisi masyarakat Bandung Barat yang luput dari perhatian pemerintah,.

“Saya bersyukur sekali jika ada rekan-rekan media atau masyarakat dapat langsung menyampaikan. Keterbatasan informasi diakui masih menjadi kendala bagi kami, terima kasih untuk informasinya,”tutupnya.

Gimana, ada yang mau bantu keluarga Bapak Ade untuk bisa menunggui Bapak Ade selama dirawat? Mumpung Ramadan. (Dona Hermawan/Bandungkita.id)

Editor: Dhomz

Comment