by

Kemensos Salurkan BST, 758 KPM di Kabupaten Bandung Terima Bantuan

BandungKita.id, KAB BANDUNG – Bupati Bandung Dadang M.Naser mendampingi Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) Juliari Batubara menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kampung Pasung Desa Katapang Kecamatan Katapang, Sabtu (04/07)

Bantuan yang diterima oleh 758 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut sudah melalui hasil validasi data, sehingga benar-benar diterima oleh masyarakat yang terdampak Covid-19. Dalam kunjungan kerjanya itu, mensos pun memberikan BST pada 132 KPM di Desa Sekarwangi, Kecamatan Soreang.

Juliari Batubara menuturkan, bantuan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo itu akan berlangsung hingga Desember mendatang.

“Untuk Juni setiap kepala keluarga menerima bantuan sebesar Rp.600.000. Sedangkan Juli, Rp.300.000 per keluarga, mengingat sekarang sudah masuk New Normal dan aktivitas ekonomi sudah mulai kembali bergerak”, ucap Juliari

Saat ini, lanjut Juliari pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah program untuk pemulihan ekonomi. “Saya rasa, itu bisa menjadi tambahan program bantuan sosial sampai Desember mendatang,” ungkapnya.

BACA JUGA :

Sambut Pariwisata New Normal, Pemkab Sosialisasikan Bandung EDAN

Klaim Rekomendasi oleh Kubu Nia, Kang DS dan Deding Ishak : Survei Aja Belum, Mana Mungkin Keluar Nama

Suara Arus Bawah Golkar : Pada Pilbup Bandung 2020 Kami Ingin Kang DS yang Direkom, Bukan Nia⁣

Sementara terkait mekanisme serta sasaran penerima bantuan, Batubara menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah.

“Kabupaten Bandung merupakan salah satu daerah di Indonesia yang dimonitor pihaknya karena jumlah penduduknya yang sangat banyak. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Senada dengan mensos, Bupati Dadang Naser menjelaskan bahwa Kabupaten Bandung mempunyai wilayah yang luas dan penduduk yang banyak.

Ditengah pandemi saat ini, menurut bupati dengan jumlah penduduk yang cukup padat ini mengakibatkan jumlah miskin baru (misbar) di Kabupaten Bandung pun cukup banyak.

Untuk pendataan dan penyaluran bantuan warga misbar ini sendiri, terang bupati dilakukan oleh Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) yang berada dibawah binaan Dinas Sosial.

Pendataan ini, bukan hanya diapresiasi oleh kementerian sosial saja, kata Dadang sebelumnya kinerja puskesos dalam mendata warga penerima manfaat juga pernah diapresiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Dengan peran puskesos ini, Dadang pun menyatakan pihaknya merasa bersyukur karena pendistribusian 80 paket bantuan di Kabupaten Bandung dapat berjalan dengan lancar.

“Tadi juga pak menteri berkesempatan menyaksikan langsung bagaimana transaksi yang dilakukan di e-warong dan penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Bandung,” kata bupati.

Ia berharap keberadaan e-warong dapat membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat penerima manfaat.

“Tinggal manajemennya yang harus ditingkatkan. Di Kabupaten Bandung sendiri baru delapan bumdes yang memiliki mart. Semoga kedepannya banyak e-mart yang bekerjasama bumdes,” harapnya. (*)

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Sumber : Humas Pemkab Bandung

Comment