by

Hengky Kurniawan : Sedih Mendengar Kalau Pejabat-Pejabat KBB Itu Terlatih Korupsi, Ini Instruksi Plt Bupati untuk Para Pejabat KBB

BandungKita.id, KBB – Wakil Bupati KBB, Hengky Kurniawan langsung tancap gas setelah dirinya resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat oleh Kemendagri melalui Gubernur Jawa Barat menggantikan tugas Bupati Aa Umbara Sutisna yang resmi ditahan KPK. Hengky langsung mengumpulkan para Kepala Dinas dan pejabat tinggi Pemkab Bandung Barat, Rabu (14/4/2021) di ruang kerjanya.

Dalam rapat koordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Hengky tampak menumpahkan unek-uneknya di hadapan Sekda dan para kepala dinas. Dengan bahasa lugas dan tegas dan sesekali melontarkan pernyataan menohok, Plt Bupati KBB itu memberikan sejumlah instruksi kepada Sekda dan para Kepala Dinas di Pemkab Bandung Barat.

Baca Juga:

Kabar Gembira! Hengky Kurniawan : Pemkab Segera Salurkan Bantuan untuk 120 Ribu Keluarga Terdampak Covid-19 di KBB

Sambil Puasa, Hengky Kurniawan Blusukan Salurkan Bantuan Sembako dan Nasi Kotak untuk Warga KBB

Mau Nikah Usai Pandemi Covid-19? Hengky Kurniawan Siapkan Tiga Hadiah Istimewa, Syaratnya Unik

Hengky juga dengan tegas mengingatkan para pejabat di lingkungan Pemkab Bandung Barat dapat fokus bekerja melayani masyarakat dan tidak main-main dengan jabatan yang diembannya.

“Pak Sekda dan Bapak Ibu semua, dengan kondisi KBB saat ini kita prihatin. Ini tentu harus jadi pelajaran bagi kita semua. Tapi pelayanan harus tetap berjalan,” ujar Hengky membuka arahan perdananya sebagai Plt Bupati KBB seperti diakses BandungKita.id dari Instagram pribadi Hengky Kurniawan.

Para kepala dinas diminta dapat menunjukkan kesungguhan dan bekerja keras dalam bekerja serta melayani masyarakat demi mengembalikan trust atau kepercayaan masyarakat KBB yang sempat hilang akibat guncangan kasus dugaan korupsi. Pesan Hengky, aturan dan regulasi harus benar-benar menjadi rujukan utama agar tidak keliru dalam melangkah atau membuat keputusan.

Dalam kondisi sulit seperti saat ini, menurutnya, diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang mau bekerja keras sesuai aturan, SDM yang mau bekerjasama dan saling membantu demi membenahi KBB agar lebih baik. Demi mengembalikan kepercayaan masyarakat, ia juga meminta agar OPD lebih responsif terhadap keluhan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Inilah saatnya kita berbenah. Ini momentum untuk bangkit dan mengembalikan kepercayaan masyarakat. Kalau kita kerja bener, tentu enggak akan cape. Sepakat ya? Ingat, jangan main-main. Jabatan yang ada di pundak Bapak Ibu ini adalah amanah. Saya hanya bisa mengingatkan itu saja,” tutur Hengky.

Tak hanya itu, Hengky yang kini beralih menjadi politisi PDIP itu juga berharap semua Kepala OPD maupun seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Pemkab Bandung Barat dapat bekerja kompak dan solid. Sebab diakuinya, “badai” atau serangan politik kini menerpa Hengky selaku suksesor Aa Umbara dan jajaran SKPD.

Tanpa basa-basi, ia kemudian melontarkan pernyataan menohok yang ditujukan kepada para pejabat tinggi KBB.

Baca Juga:

Woow! Lawan Covid-19, Wabup KBB Hengky Kurniawan Gandeng Raffi Ahmad Salurkan Donasi Bantuan untuk Warga KBB

Hari Pers Nasional : Insan Pers di KBB Dapat Kejutan dari Wakil Bupati Hengky Kurniawan dan Ketua DPRD KBB

Wabup KBB Hengky Kurniawan dan PWI Akan Gelar Berbagai Kegiatan Seru di Peringatan Hari Pers Nasional 2020, Catat Tanggalnya

“Sedih, Bapak Ibu sekalian. Kalau di luar itu kita mendengar masyarakat awam mengatakan kalau pejabat-pejabat KBB itu terlatih untuk korupsi. Malu enggak kita?. Intinya kondisi seperti ini harus diperbaiki,” tandas Hengky seraya diamini sejumlah kepala dinas.

Suami Sonya Fatmala itu juga memberi pesan khusus kepada Sekda dan para kepala dinas yang sebelumnya sempat diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hengky dengan tegas meminta agar para Kepala OPD bersikap kooperatif dalam memberikan informasi atau pun data yang dibutuhkan KPK. Hengky ingin agar kasus yang tengah diselidiki KPK dibuka selebar-lebarnya.

“Sampaikan apa adanya dan jangan ada yang ditutup-tutupi,” tandas Hengky dengan nada serius.

Sahabat Raffi Ahmad ini juga memberikan tugas khusus kepada Sekda dan para Kepala Dinas atau Kepala OPD untuk melaporkan secara rutin capaian kinerja, progres serapan anggaran termasuk kendala-kendala yang dihadapi agar segera dicarikan solusinya.

“Saya minta Pak Sekda agar melaporkan berapa utang kita ke pihak ketiga.Saya sampaikan, pemerintah tidak boleh dibebankan oleh utang pribadi maupun keluarga. Sekarang tidak ada yang namanya kepentingan pribadi misalnya jalan-jalan. Tolong nanti segera laporkan berapa utang kita dan penggunaannya untuk apa saja. Tolong segera laporkan ke saya,” tegas Hengky tanpa menjelaskan apa maksud dengan utang pribadi dan utang keluarga. (M Zezen Zainal M/ BandungKita.id)

Editor: Dhomz Hermawan

Comment