by

Petugas Keamanan Hadang Peliputan Kegiatan ANBK 2021 di SMAN 1 Cikalongwetan

-BandungRayaKita, KBB-110 Views

BandungKita.id, KBB – SMAN 1 Cikalongwetan ditunjuk menjadi salah satu tempat untuk melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2021 yang diikuti oleh 17 sekolah dasar yang ada di Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat. Namun pihak sekolah menutup diri terkait pelaksanaan ANBK tersebut.

Hal itu dialami junalis dari BandungKita.id, Dadang Suhendar, ketika hendak meliput kegiatan terkait berbagai persiapan dan pelaksanaan ANBK. Ketika hendak memasuki gerbang sekolah, Dadang, mengaku telah menunjukkan kartu identitas pers sebagai jurnalis BandungKita.id.

Akan tetapi, Dadang yang telah menunggu petugas pengamanan (Satpam) cukup lama tak mendapat respon terkait niatnya mengekspos persiapan ANBK di SMAN 1 Cikalongwetan. Upaya Dadang terus terus dilakukan dengan coba membunyikan klakson kendaraan roda dua, yang akhirnya seorang petugas menghampirinya.

“Kami sudah perlihatkan identitas (kartu pers) dan  menjelaskan maksud tujuan untuk meliput di sekolah tersebut. Tapi Satpam tidak bergeming, tidak mau membuka gerbang dan memaksa kami untuk meninggalkan sekolah. Kami tidak melihat mereka mengenakan identitas layaknya satpam yang sedang bertugas, pake baju bebas tanpa identitas,” kata Dadang.

ANBK merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. Untuk tingkat SD dilaksanakan pada 1 – 4 November 2021.

Peserta ANBK adalah siswa – siswi pendidikan dasar dan menengah yang di pilih secara acak. Dalam pelaksanaan Asesmen Nasional dengan jumlah maksimal 30 orang siswa tingakat SD/MI, 45 orang siswa tingkat SMP/MTs, dan 45 orang siswa tingkat SMA/SMK/MA di satuan pendidikan.

Baca Juga

Tangani Banjir di Perbatasan, Wali Kota Bandung Akui Sulit Kolaborasi dengan Cimahi

Duh! Balai Kota Bandung Tak Terapkan Aplikasi PeduliLindungi

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Cikalongwetan, Asep Kurniawan, berjanji akan mengevaluasi keberadaan para petugas keamanan yang berasal dari sebuah Yayasan. Ia pun akan mencari penyebab adanya penolakan peliputan yang dilakukan jurnalis saat pelaksanaan ANBK tersebut

“Kami akan konfirmasi dan meninjau ulang (keberadaan Satpam. Red.) kepada Yayasan,” ujar Asep melalui pesan singkat, Senin (1/11/2021).

Hal senada pun diungkapkan Kepala Kantor Cabang Dinas Wilayah VI, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Endang. Bahkan ia akan segera melakukan klarifikasi terhadap kepala sekolah SMAN 1 Cikalongwetan terkait ada upaya menghalangi kegiatan para jurnalis dalam mencari berita.

“Harus diklarifikasi dulu, ini lagi rapat,” singkat Endang saat dihubungi terpisah. (Tim BandungKita)

Comment