by

Waduh! Bocah di Cihampelas KBB Kena Peluru Nyasar

BandungKita.id, KBB – Peluru nyasar melukai seorang bocah bernama Muhammad Abdul Aljabbar di Kampung Babakan Cianjur, Desa Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat pada Minggu (21/11/2021) malam.

Akibat insiden ini, korban mengalami luka di bagian punggungnya cukup parah hingga mengeluarkan darah. Korban pun saat ini tengah ditangani oleh tenaga medis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

Dikutip dari akun Instagram @infobdgbaratcimahi, insiden ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB ketika korban Muhammad Abdul Aljabbar sedang bermain sepulang ngaji bersama ayahnya.

“Mampir dulu ke rumah temannya dan ketika ayahnya ngopi sambil ngobrol si anak posisi pada saat itu masih bermain,” tulisnya, Senin (22/11/2021).

Tak berselang lama, warga yang berada di sekitar lokasi dikagetkan dengan suara letusan hingga melukai korban. Terkena timah panas tersebut, korban kemudian merintih kesakitan.

Baca Juga

Tolak Kenaikan UMP 2022 Jabar 1,72 Persen, Buruh: Nggak Realistis

PKL Dulang Rupiah Dari Aksi Unjuk Rasa Buruh

“Tiba-tiba ada suara (kaya ledakan ) lalu si anak terdiam dan menangis lalu si ayahnya nyamperin si anak tersebut dan mengusap punggungnya, setelah di usap ternyata ada darah keluar banyak,” katanya.

Ayah korban kemudian membawa anaknya ke klinik terdekat untuk mendapatkan tindakan medis. Namun karena lukanya yang cukup parah, korban kemudian dilarikan ke RSHS Kota Bandung untuk dilakukan operasi.

“Di rujuk ke rumah sakit karena ada luka yang cukup parah, ketika sudah melakukan rongsen ternyata dipunggungnya ada peluru yg menembus (peluru nyasar) di larikan ke rumah sakit besar RSHS BANDUNG,” katanya.

Sementara itu, di grup whatsapp @infobdgbaratcimahi, beradasarkan informasi dari ibu korban, sudah dioperasi pengangkatan peluru dari punggung Muhammad Abdul Aljabbar. Saat ini kondisinya sudah sadar dan berangsur membaik.

“Alhamdulillah barusan sudah tlponan sama ibunya, pasien Muhammad abdul sudah selesai oprasi dan pasien sudah sadar juga, oprasi malam jam 20.00 hari ini pasien sudah sadar, pelurunya sudah di keluarkan, untuk dokumentasi foto tidak bisa di foto karna di jaga ketat oleh dokter di sana,” pungkasnya. (Faqih Rohman Syafei)

Comment