by

Kondisi ART Korban Penyiksaan Majikan di Bandung Barat Membaik

Bandungkita.id, BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, memastikan kondisi Rohimah (29) sudah membaik sejak mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung. Rohimah yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) disiksa dan disekap oleh majikannya pasangan suami istri Yulio Kristiawan (29) dan Loura Francilia (29).

Uu mengaku, telah memberikan motivasi secara moril untuk menguatkan Rohimah atas tindakan keji majikannya tersebut. Uu pun berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali khususnya di Jabar.

“Saya menguatkan pasien supaya bersabar ini sudah kejadian, berdoa mudah-mudahan tidak terulang di wilayah Jabar,” kata Uu di RS Sartika Asih, Kota Bandung, Selasa (1/11/2022).

Video Pilihan:

Uu menegaskan, status sosial tidak menjadi alasan apapun sehingga terjadinya tindakan kekerasan. Uu pun mengaku mengecam keras tindakan pasutri tersebut yang dinilai tidak meliki rasa perikemanusiaan.

“Manusia semiskin apapun, sekampungan apapun tetap itu manusia yang punya rasa yang harus kita hargai hormati. Jangan mentang-mentang orang kampung atau bawahan diperlakukan seperti itu, itu tidak baik,” bebernya.

Sementara itu Rohimah, lanjut Uu, baru bisa pulang dalam dua hari kedepan setelah menjalani perawatan sejak Sabtu (29/10). Perempuan asal Limbangan, Garut tersebut mengalami luka hampir diseluruh bagian badannya, terutama kedua mata yang terdapat luka lebam.

“Informasi dari dokter sudah sangat luar biasa, dua hari lagi bisa pulang. Dari keluarga belum datang, hari ini sedang diperjalanan dari Limbangan Garut,” ungkapnya.

Pasangan suami Yulio Kristian (29) dan Loura Francilia (29) ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyekapan dan tindakan kekerasan terhadap asisten rumah tangga (ART), Rohimah (29) di rumah tersangka Perumahan Bukit Permata blok G1 No.29, RT 04/RW 22, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kedua tersangka tersebut pun terancam hukuman penjara 10 tahun.

Pasutri tersebut dinilai terbukti melakukan tindak kekerasan disertai penyekapan terhadap Rohimah. Hal itu terbukti usai sejumlah warga yang menjadi saksi dan mengevakuasi Rohimah dari rumah majikannya.

Comment