Bandungkita.id – Ngamprah, Setelah sekian lama jadi teka-teki, besaran pendapatan bulanan anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya terkuak ke publik. Data yang dihimpun Bandungkita.id menunjukkan angka fantastis: gaji dan tunjangan anggota dewan bisa mencapai Rp90 juta per bulan, tergantung aktivitas luar seperti bimtek, kunjungan kerja, dan rapat di hotel.
Sebelumnya, sumber internal menyebutkan bahwa pendapatan rutin anggota DPRD KBB berkisar Rp68 juta per bulan setelah dipotong pajak. Angka tersebut mencakup berbagai tunjangan seperti perumahan, transportasi, beras, dan keluarga.
ARTIKEL PILIHAN
Bikin Malu! Alih-alih Berbagi Ilmu, Rombongan DPRD Kab.Tasikmalaya Terlunta-lunta di Gedung DPRD KBB
Namun, data terbaru yang diperoleh Bandungkita.id mengungkap bahwa sejak Januari 2025, total tunjangan bulanan anggota DPRD KBB melonjak menjadi Rp80.234.210. Rinciannya antara lain:
Jenis Tunjangan Jumlah (Rp) Tunjangan Presentasi 1.575.000 Tunjangan Beras 2.283.750 Komunikasi Insentif 14.700.000 Tunjangan Perumahan 43.529.000 Tunjangan Transportasi 17.400.000
Tunjangan Perumahan Jadi Sorotan
Kenaikan tunjangan perumahan menjadi sorotan tajam publik. Dari sebelumnya Rp38 juta, kini naik sekitar 15% menjadi Rp43 juta lebih. Kenaikan ini terjadi di tengah polemik nasional soal usulan DPR RI menaikkan tunjangan perumahan menjadi Rp50 juta yang memicu gelombang protes masyarakat.
“Ya artinya usulan kenaikan 15% tunjangan perumahan disetujui,” ujar seorang mantan anggota DPRD KBB kepada Bandungkita.id.
ARTIKEL PILIHAN
ASN Ikut Resah, Ada Ancaman Tukin Dihapus?
Terbukanya data tunjangan anggota dewan ternyata memicu keresahan di kalangan ASN KBB. Mereka khawatir tunjangan kinerja (Tukin) yang selama ini diterima akan ikut dikurangi atau bahkan dihapus.
“Sudah ada anggota dewan yang ngomong mereka akan menghapus atau mengurangi tunjangan ASN apabila tunjangan yang mereka terima terkuak ke publik,” ungkap seorang ASN yang enggan disebutkan namanya.
ARTIKEL PILIHAN
Innalillahi! Kecelakaan Maut Dekat Kantor Pemda KBB Renggut Nyawa Pekerja Proyek Gedung DPRD
Kekhawatiran ini diamini oleh ASN lainnya di salah satu kecamatan. “Saya mendengar juga informasi tersebut,” ujarnya singkat.
Dewan Bungkam
Bandungkita.id telah mencoba menghubungi sejumlah anggota dan pimpinan DPRD KBB untuk meminta klarifikasi. Namun hingga berita ini diturunkan, tidak satu pun yang memberikan tanggapan. Pesan WhatsApp yang dikirim pun tak berbalas.
Bagaimana Tanggapan Masyarakat terkait ini?
Apa dasar kenaikan sampai 15%
Redaksi akan terus berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak DPRD KBB terkait isu ini.
(Dadang Gondrong / Tim Bandungkita.id)
VIDEO PILIHAN





Comment