Bandungkita.id, Bandung Barat – Menjelang proses rotasi, mutasi, dan promosi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, gelombang harapan dan kegelisahan menyeruak di antara para Aparatur Sipil Negara (ASN). Di balik senyapnya lorong-lorong birokrasi, tersimpan suara-suara yang merindukan keadilan. Mereka menyebutnya: kecanpuguhan nu disuganwehkeun sebuah harapan yang masih ingin diyakini, meski kerap dikhianati.
Harapan yang Tersisih oleh Kepentingan
Hasil wawancara redaksi Bandungkita.id dengan sejumlah ASN mengungkapkan ketidakoptimisan yang mendalam terhadap proses promosi dan mutasi yang akan datang. Mereka menyoroti praktik yang dinilai tidak fair play, di mana ASN yang memiliki rekam jejak baik, sesuai Daftar Urut Kepangkatan (DUK), dan telah membawa nama harum Pemkab Bandung Barat justru tersisih oleh kepentingan kelompok tertentu.
“Yang kerja tulus, yang berprestasi, malah disingkirkan. Yang naik justru yang punya ‘jalur belakang’,” ungkap salah satu ASN yang meminta identitasnya dirahasiakan.
VIDEO PILIHAN
Peringatan: Calo Jabatan Masih Berkeliaran
Lebih mengkhawatirkan, narasumber menyebut adanya praktik percaloan dalam proses rotasi dan promosi. “Ada yang terang-terangan menawarkan posisi, asal setor. Ini bukan isu baru, tapi makin vulgar,” ujarnya.
Fenomena ini bukan hanya mencederai semangat meritokrasi, tapi juga berpotensi merusak efektivitas pemerintahan. Penempatan ASN yang tidak sesuai bidang keahlian, seperti yang terjadi di era sebelumnya, telah terbukti menimbulkan stagnasi dan konflik internal.
ARTIKEL PILIHAN
Kabupaten Bandung Barat Meraih Berbagai Prestasi di Usia ke-17
Bilal Alfariz Soroti Rencana Rotasi Pejabat KBB: “Transparansi Harus Sentuh Titik Kendali”
TPK dan Janji Profesionalisme
Di tengah kekhawatiran itu, secercah harapan masih menyala. Tim Penilai Kinerja (TPK) yang dibentuk oleh Bupati Bandung Barat diharapkan mampu bekerja secara profesional dan sesuai aturan. Pendataan calon ASN yang akan dipromosikan dan dirotasi harus dilakukan secara detail dan transparan di setiap OPD.
“Kalau TPK benar-benar objektif, ini bisa jadi titik balik. Jangan ulangi kesalahan masa lalu,” tegas seorang ASN senior.
VIDEO PILIHAN
Harapan yang Belum Pupus
Meski bayang-bayang KKN dan calo jabatan masih menghantui, para ASN yang bekerja tulus demi pelayanan publik tetap menggantungkan harapan pada integritas pimpinan daerah. Mereka percaya, jika proses ini dijalankan dengan adil, maka bukan hanya ASN yang akan bangkit, tapi juga kepercayaan publik terhadap Pemkab Bandung Barat.
“Semoga puguh. Semoga keucanpuguhan itu bukan sekadar mimpi,” tutup narasumber dengan nada lirih. (Dhomz/BandungKita.id)
SIMAK KONTEN LAINNYA DI YOUTOBE KAMI KLIK DISINI





Comment