VIDEO PILIHAN
Bandung Barat – bandungkita.id, – Keluhan dari sejumlah Cabang Olahraga (Cabor) di bawah naungan KONI Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus bergulir. Mereka mempertanyakan alokasi anggaran Pra Babak Kualifikasi (Pra BK) tahun 2025 yang hanya Rp10 juta per Cabor bukan peraih dan 50- 70 jt lebih untuk cabor peraih emas. Nominal ini dinilai tidak layak untuk mendukung persiapan atlet menghadapi ajang penting menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
“Sepuluh juta cukup buat apa? Transport, makan, perlengkapan, belum lagi sewa lapangan. Kami terpaksa cari dana sendiri,” ujar salah satu pelatih yang enggan disebutkan namanya.
ARTIKEL PILIHAN
Bidik Juara! Bandung Barat Kirim Tiga Altet Ikuti Kejurnas Motocross IMI Pusat
Menakar Konflik Mutasi Atlet di Daerah, Disertasi Ungkap Celah Regulasi dan Etika Pembinaan
Keluhan ini disampaikan oleh sekurangnya dari tiga Cabor, termasuk dari cabang peraih emas di Porprov 2022 dan olahraga lainnya. Mereka mengaku kecewa karena minimnya dukungan dari KONI KBB, sementara tuntutan prestasi terus digaungkan.
Dispora KBB: Evaluasi Perpindahan Atlet dan Bantahan Isu Cashback
Menanggapi dinamika ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) KBB melalui Kepala Bidang Olahraga menyatakan bahwa peristiwa perpindahan atlet muda berbakat Athar ke Kota Bandung akan menjadi bahan monitoring dan evaluasi (monev) resmi pada Desember 2025.
“Kami sangat menyayangkan ketika KONI KBB tidak berupaya mempertahankan Athar. Ini bukan sekadar kehilangan atlet, tapi kehilangan simbol potensi daerah,” ujarnya.
Terkait rencana gugatan dari Cabor yang bersangkutan atas perpindahan Athar, Dispora menyatakan menyerahkan sepenuhnya kepada induk organisasi olahraga dan akan terus mengamati perkembangannya.
Sementara itu, isu dugaan praktik cashback dalam penyaluran dana hibah olahraga dibantah tegas oleh Dispora melalui Kabid Olah raga KBB, Erwin Muliawan, SST.Par, MM
“Cashback itu tidak ada dan tidak mungkin terjadi. Itu akan mencederai nilai-nilai yang telah kami bangun bersama dalam tata kelola olahraga,” tegas Kabid Olahraga.
DPRD KBB: Akan Undang Cabor dan KONI untuk Evaluasi Bersama
Ketua Komisi IV DPRD KBB, Nur Julaeha turut memberikan tanggapan atas dinamika yang terjadi. Ia menyatakan bahwa DPRD berencana mengundang seluruh Cabor dan KONI yang ikut dalam BK 2025 dan lolos ke Porprov 2026.
“Kita ingin semua berjalan sesuai harapan. Forum ini akan jadi ruang evaluasi dan perbaikan bersama,” ujarnya.
Langkah ini dinilai penting untuk membangun komunikasi terbuka antara legislatif, eksekutif, dan komunitas olahraga, terutama dalam hal anggaran, pembinaan, dan prestasi.
Redaksi Bandungkita.id akan terus memantau perkembangan kasus ini, termasuk proses monev Dispora, potensi gugatan Cabor, dan realisasi forum evaluasi DPRD. Di tengah sorotan publik, masa depan atlet KBB bergantung pada keberanian semua pihak untuk berubah dan bertanggung jawab. (dhomz/BandungKita.id)
VIDEO PILIHAN




Comment