Dikukuhkan Menjadi Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Barat, Sonya Fatmala Hanya Bertugas 7 Bulan

Advertorial, KBB45483 Views

Bandungkita.id, KBB – Sonya Fatmala telah resmi dikukuhkan menjadi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bandung Barat disisa masa jabatan 2018-2023 di Gedung B Komplek Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat, Kamis (23/2/2023). Istri Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan ini pun hanya akan bertugas selama 7 bulan hingga September 2023 nanti.

Sisa masa jabatan yang terbilang singkat ini, Sonya mengemban tugas yang cukup berat diberbagai bidang di KBB. Berbagai permasalahan keluarga dilingkungan masyarakat pun harus ditangai oleh Sonya melalui program-program yang sedang berjalan hingga kini.

“Tentu harapannya adalah yang baru untuk bisa cepat beradaptasi, kita harus cepat gaskeun karena masa jabatan sampai 2023 untuk pengurus kabupatennya. Dan kecamatannya mudah-mudahan bisa terus berjalan sesuai dengan harapan kita semua,” kata Sonya kepada Bandungkita.id usai pengukuhan di Gedung B Komplek Pemda KBB, Kamis (23/2/2023).

Baca Juga:

Wujudkan Ramah Anak, PKK Bandung Barat Fokus Cegah Kekerasan pada Anak

Ribuan PPPK Bandung Barat Dibekali Orientasi Etika dan Pola Kerja

Pertahankan WTP, Pemda KBB Fokus Benahi Aset

Sonya mengaku, masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera dilakukan melalui amanah jabatannya tersebut. Diantaranya mewujudkan KBB menjadi kabupaten ramah anak, ketahanan pangan serta bebas stunting.

Namun diakui Sonya, berbagai upaya tersebut membutuhkan kolaborasi dengan kewilayahan yakni desa dan kecamatan. Pasalnya, baik program wajib dari pemerintah pusat atau pun dari daerah tak bisa dijalankan tanpa adanya kolaborasi berbagai pihak.

“Ya mudah-mudahan kita bisa support satu sama lain, kita bisa berpegangan tangan satu sama lain, kita bisa saling mengisi satu sama lain untuk bisa mewujudkan Kabupaten Bandung Barat yang berkah,” tutur Sonya.

Salah satu yang menjadi fokus Sonya saat ini yaitu ketahanan pangan berbasis keluarga. Ia menuturkan, berbagai program telah dicetuskan oleh Pemda KBB serta TP PKK sebelumnya yaitu menghadirkan budi daya ikan dalam ember atau dikenal dengan sebutan Budikdamper yang telah disebar ke 16 kecamatan.

“Jadi Budikdamber itu memang mulai dari tahun kemarin sudah kita sebarkan ke 16 kecamatan. Budikdamber ini dibawahnya itu dalam ember ada lele, diatasnya ada tanam-tanaman sayuran hidroponik, dan itu sudah disebarluaskan,” sahutnya.

Video Pilihan:

Akan tetapi, keberlanjutan program tersebut pun masih terus dievaluasi tingkat keberhasilannya. Adanya program itu, lanjut Sonya, agar masyarakat bisa mengkonsumsi hasil dari tanaman atau pun ternak sendiri sehingga terjamin keamanan serta kesehatannya.

“PRnya adalah, bagaimana bantuan yang sudah kita berikan ini bukan hanya sekedar bantuan, tapi mereka bisa terus mengembangkan lagi mulai dari bibit ikan lele ini bisa mulai berkolaborasi dengan para pelaku usaha dan lain sebagainya,” ungkap Sonya.

Peralihan jabatan Ketua TP PKK ini seiring dengan telah inkrahnya jabatan Bupati Bandung Barat dari Aa Umbara kepada Hengki Kurniawan. Sehingga otomatis, istri bupati tersebut mengemban tugas sebagai Ketua TP PKK tingkat kabupaten.

Comment