Warga Nanggerang Pertanyakan Kejelasan Proyek Jalan Konektivitas TA 2024, Warga: Apa ini Project Bodong?

KBB14187 Views

Papan Proyek Terpasang, Jalan Masih Tanah dan Tak Tersentuh

Bandungkita.id, Bandung Barat – Warga Desa Nanggerang, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, menpertanyakan kejelasan kelanjutan rencana peningkatan jalan didarah mereka , melalui sumber bandungkita.id informasi tersebut terkait rencana proyek peningkatan jalan konektivitas tahun anggaran 2024. Meski papan informasi proyek telah terpasang sejak September lalu, kondisi jalan di lokasi masih berupa tanah berbatu dan belum menunjukkan tanda-tanda pengerjaan.

Dalam lembaran papan Proyek (dengan kondisi rusak) ini tercatat sebagai bagian dari program “Percepatan Konektivitas Jalan Daerah” di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jenderal Bina Marga. Berdasarkan informasi pada papan proyek, pembangunan jalan sepanjang ±4 km ini menelan anggaran sebesar Rp2,5 miliar dari APBN 2024 dengan skema kontrak multiyears. Pelaksanaan dijadwalkan selama 90 hari kalender oleh CV. Kahuripan Berkah Abadi, dengan supervisi dari PT. Widya Patra Internusa.

Namun hingga akhir September 2025, warga belum melihat aktivitas konstruksi di lapangan. “Kami sudah lama menunggu. Papan proyeknya ada, tapi jalannya masih seperti hutan. Tidak ada alat berat, tidak ada pekerja, jangan-jangan iseng dan projet bodong ini” ujar Wandi salah seorang warga yang sering menggunakan jalan tersebut menuju Ciwidey.

Berdasarkan penelusuran dan dokumentasi lapangan yang diterima redaksi, kondisi jalan di titik koordinat -7.035708°, 107.454159° masih berupa jalur tanah yang dikelilingi vegetasi lebat. Tidak tampak adanya pengukuran, penggalian, atau material konstruksi di lokasi.

Warga berharap pemerintah segera memberikan klarifikasi terkait status proyek ini. “Kalau memang belum bisa dikerjakan, beri penjelasan. Jangan sampai papan proyek jadi pajangan, sementara kami tetap bermimpi jalan akan ditingkatkan,” tambah warga lainnya.

Bandungkita.id tengah berupaya menghubungi pihak KemenPUPR WIL 4 dan instansi terkait untuk mendapatkan penjelasan resmi.(dhomz/Bandungkita.id)

Comment