by

Jumlah Rumah Rusak Akibat Longsor Cililin Terus Bertambah

BandungKita.id, CILILIN – Jumlah rumah rusak akibat longsor di Desa Karyamukti, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat terus bertambah. Terdapat 8 RW, dan seluruhnya terdampak baik rumah maupun akses jalan.

Demikian dilaporkan Kepala Desa Karyamukti, Sutisna yang sedang berada di lokasi kepada BandungKita. “Hampir tiap Rw ada. Seluruhnya 8 Rw. Baik rumah atau jalannya rusak,” ujar Sutisna, Jumat (5/4/2019).

Dia mengatakan, pihaknya belum selesai menghitung rumah yang terdampak. Sementara ada 45 unit rumah yang mengalami kerusakan.

“Terparah di RW 1, RW 3, dan RW 6. Ada jembatan terputus akses dari Desa Karyamukti ke Desa Nanggerang juga,” tuturnya.

Sutisna menambahkan, akses jalan yang terputus yakni jalan satu-satunya penghubung Desa Karyamukti ke Desa Cilame Kabupaten Bandung.

“Kalau muter bisa lewat Kecamatan. Tapi jarak tempuhnya empat kali lipat lebih jauh dari jalan ini,” ujarnya.

BACA JUGA:

Hujan Deras Terus Mengguyur, Puluhan Rumah Rusak dan Akses Jalan di Desa Karyamukti Cililin Terputus

Pemkot Cimahi Siap Benahi Ribuan Rumah Tidak Layak Huni, Segini Anggaran yang Digelontorkan

 

Meskipun begitu, Sutisna memastikan tidak ada korban jiwa pada kejadian petang tadi. Hanya saja, kerusakan rumah dan akses jalan terhambat.

Dia menjelaskan, saat hujan deras mengguyur pemukiman warga sejak magrib, warga bergegas mengungsi ke tempat yang lebih aman. Seolah warga menyadari akan terjadi longsor.

“Warga sudah menyadari akan ada kejadian tersebut. Jadi sudah siap siap,” kata Sutisna.

Bantuan yang dibutuhkan saat ini kata Sutisna, adalah alat berat. Guna mengurai sisa sisa material yang menimbun beberapa ruas jalan Kabupaten.

“Kalau menggunakan tenaga masyarakat, kayanya bakal kewalahan juga,” tuturnya.

Akses jalan yang tertimbun yakni penghubung Desa Karya Mukti, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat ke Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung dan akses jalan Desa Karyamukti ke Desa Nanggerang Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung.

Sementara, kata Sutisna, pihaknya belum menghitung jumlah kerugian akibat kejadian yang menimpa desanya. “Kondisi saat ini, warga sedang bergotong royong membangun akses jalan yang terputus. Bantuan yang datang baru dari BPBD,” pungkasnya. (Bagus Fallensky/BandungKita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment