Diundur, Aksi KMU-Padjajaran Bandung Digelar Besok

BandungKita.id, BANDUNG – Rencana aksi yang akan digelar Konsolidasi Mahasiswa Universitas (KMU) Padjadjaran, dipastikan diundur. Demikian di sampaikan koordinator aksi, Farid melalui pesan whtasapp yang diterima BandungKita, Senin (29/4/2019) pagi. Meski begitu Farid tidak menyebutkan lebih rinci terkait alasan aksi tersebut diundur.

Semula, aksi akan digelar, Senin (29/4/2019) menjadi Selasa tanggal (30/4/2019). “Kami dari Konsolidasi Mahasiswa Unpad memutuskan untuk mengundur kegiatan aksi demonstrasi yang seharusnya dilaksanakan pada hari ini,” kata Farid.

Meski begitu, skema aksi yang akan dilakukan di tiga tempat yakni Bawaslu Jabar, KPU Jabar dan DPRD Provinsi Jabar, dimulai pukul 08.00 WIB besok pagi dipastikan tidak berubah.

Seperti diketahui, diduga akibat tingginya beban petugas dalam melaksanakan pemilu serentak 2019, berdasarkan data yang dihimpun BandungKita hingga Minggu (28/4/2019), di Provinsi Jawa Barat ada sekitar 89 anggota KPPS yang meninggal, dan dan KPPS yang sakit sebanyak 259 orang.

BACA JUGA:

Desak Bawaslu Jabar Bersikap Tegas, GMPK Geruduk Bawaslu Jabar

 

Banyak KPPS Meninggal, KMU-Padjajaran Akan Geruduk Tiga Lokasi Ini, Minta Penyelenggara Pemilu Bertanggung Jawab

 

Sebelumnya, Selasa (23/4/2019) Komisioner KPU Jawa Barat Divisi Hukum dan Pengawasan, Reza Alwan menyebut pemerintah provinsi jawa barat akan memberi santunan kepada para petugas pengawas yang gugur dalam menjalankan tugas pada pemilu 2019 di Jawa Barat.

“Akan ada Rp 50 juta dari pemerintah provinsi jawa barat itu respon dari gubernur diberikan baik pada petugas kbps atau juga polisi yang gugur dalam mengamankan pemilu 2019 ini,” kata Reza.

Secara kelembagaan, dalam hal ini KPU Jawa Barat, kata Reza juga akan memberi santunan bagi petugas kpp sangat meninggal dunia ataupun sakit namun rencana tersebut masih perlu keputusan dari kayu Republik Indonesia.

“Harapannya memang petugas KPPS itu punya asuransi kesehatan namun ternyata tidak boleh berdasarkan peraturan kementerian keuangan,” ujarnya.

Terkait jumlah keseluruhan secara nasional baik yang sakit ataupun yang meninggal petugas apps pada pemilu 2019, yang meninggal yakni sebanyak 387 orang dan yang sakit sebanyak 2.095 orang. (Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment