oleh

Disperindag KBB Uji Tera SPBU di Jalur Mudik

BandungKita.id, PADALARANG – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan pengawasan terhadap sejumlah SPBU di jalur mudik dengan melakukan uji tera terhadap alat penghitungan meteran dan pompa BBM.

Pengamat Tera dari Disperindag KBB, Megatruh Hardiantoni mengatakan, pengawasan tersebut bakal dilakukan di lima kecamatan yang menjadi jalur mudik.

“Kecamatan Padalarang, Ngamprah, Cipatat, Cikalong Wetan dan Lembang. Kita mungkin target ada 8 sampai 10 SPBU yang dilalui jalur mudik,” ujar Mega saat ditemui di sela pengawasan di SPBU Kota Baru Parahyangan, Selasa (14/5/2019).

Baca juga:

BREAKING NEWS…..Innalillahi, Mantan Bupati Bandung Barat Abubakar Dilarikan ke IGD

 

Dari hasil pengawasannya di SPBU Kota Baru, Mega mengatakan ditemukan kesalahan hingga minus 40 mililiter per bejana yang menampung sebanyak 20 liter BBM.

“Ada tiga pompa ukur yang diuji. Yang pertama, rata-rata kesalahannya 18 mililiter. Kedua kurang lebih sekitar minus 40 mililiter dan ketiga rata-rata di minus 32 mililiter,” sebutnya.

 

Pengamat Tera dari Disperindag KBB melakukan uji tera di di SPBU Kota Baru, Selasa (14/5/2019).

 

Meskipun demikian, dia mengatakan kesalahan tersebut masih berada pada batas yang dibolehkan. Artinya tidak menyalahi aturan.

“Kesimpulannya, pompa ukur ini masih masuk dalam batasan yang diizinkan. Batasan kesalahan yang diizinkan kurang lebih sebesar 100 mililiter,” papar Mega.

Dia menjelaskan, pengawasan pompa ukur tersebut dilakukan dengan tiga parameter yang diuji. Pertama memastikan masa berlaku tanda tera. “Kedua, kita mengukur pengujian kebenarannya. Ketiga kita mengukur ketidak tetapannya,” tuturnya.

Jika ditemukan kesalahan di luar batas yang diizinkan, lanjut Mega, akan diberikan sanksi berupa teguran sampai penyegelan.

“Kita segel dulu sementara, kedua kita sarankan untuk tera ulang,” pungkasnya.***(Bagus Fallensky/BandungKita.id)

Editor: Restu Sauqi

Komentar