by

Terminal Cicaheum Bakal Diserbu 18 Ribu Pemudik

BandungKita.id, BANDUNG – Jelang musim mudik lebaran tahun 2019, terminal Cicaheum kota Bandung terus berbenah. Pasalnya, terminal yang melayani perjalanan menuju timur pulau Jawa tersebut, diprediksi bakal diserbu 18 ribu penumpang yang akan kembali kekampung halamannya.

“Peningkatan tahun 2017 ke 2018 itu sekitar 5 persen, begitu pun dengan tahun ini, diprediksi angka peningkatannya akan sama, puncaknya mungkin mencapai 18 ribu penumpang,” kata Kepala Regu Terminal Cicaheum, Erwyn Herliyana, saat ditemui BandungKita di kantornya, Kamis (16/5/2019).

Pihaknya menjelaskan momenn puncak keramaian penumpang lebaran 2019 diprediksi terjadi pada 7 hari menjelang dan setelah perayaan Idulfiri. Hal tersebut seiring dengan dimulainya masa libur panjang yang jatuh pada tanggal 29 Mei 2019.

“Peningkatan memang akan sangat terasa pada H-7 dan semakin meningkat karena mulai libur, kalau lihat kalender sih, diprediksi tanggal 29. Adapun saat ini penjualan tiket juga sudah menunjukkan ada peningkatan,” tambah Erwyn.

Baca juga:

Disperindag KBB Uji Tera SPBU di Jalur Mudik

 

Erwyn juga mengatakan sudah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi musim mudik 2019. Mulai dari peningkatan fasilitas, pengecekan armada, hingga penambahan personil keamanan.

“Untuk bus, saat ini kita siapkan 170 AKAP dan 100 bus AKDP, nanti ada tambahan dari Damri 20 unit, menjelang momen ramai,” kata Erwyn.

Terkait fasilitas, pihak terminal Cicaheum akan menyediakan ruang tunggu tambahan sebanyak 2 lokal dan menyediakan mobil kesehatan bekerjasama dengan dinas kesehatan Kota Bandung. Selain itu, tersedia pula fasilitas istirahat dan ruang menyusui.

“Kami sudah berkoordinasi dengan tiap PO bus untuk menyediakan layanan online dan nanti langsung saja di googling masing-masing PO, lalau menyerahkan tanda bukti pemesanan untuk dia tukar dengan tiket asli di loket,” kata Erwyn.

Baca juga:

Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Aman di Jalur Mudik

 

Terminal yang melayani perjalanan paling jauh sampai ke Bali tersebut, telah melakukan cek kelaikan atau ramph chek pada Rabu (15/5) kemarin.

“Untuk uji kelaikan itu tidak hanya busnya, tapi juga tes urine untuk para sopir. Hasil ramph chek kemarin, ada empat bus yang kurang laik lantaran tidak menyediakan kotak P3K dari 15 bus yang di cek,” kata Erwyn.

Pihanya mengimbau agar masyarakat yang akan mudik untuk tidak terlalu banyak membawa barang serta tidak berpenampilan terlalu menyita perhatian, lantaran bisa mengundang niat kejahatan.

“Bagi para penumpang agar tetap waspada meskipun kami memperketat pengamanan. Terminal Cicaheum akan bekerjasama dengan TNI juga Polri untuk pengamanan standby 24 jam,” ujarnya. (Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)

Editor: Restu Sauqi

Comment