oleh

Lima Puluh Ribu Kendaraan Pemudik Diprediksi Bakal Melintasi Ruas Tol Purbaleunyi, Ini yang Dilakukan PT Jasa Marga

BandungKita.id, BANDUNG – Sekitar lima puluh ribu kendaraan diprediksi bakal memadati ruas jalan Tol Purbaleunyi pada arus mudik dan balik lebaran 2019. Jumlah tersebut meningkat dari jumlah lalu lintas harian rata-rata (LHR) sebelumnya yang hanya mencapai tiga puluh ribu kendaraan.

Dengan jumlah tersebut, PT Jasa Marga cabang Purbaleunyi telah memetakan lokasi kepadatan kendaraan yang akan terjadi di beberapa gerbang tol. Karenanya, PT Jasa Marga cabang Purbaleunyi telah melakukan persiapan guna menjamin kelancaran arus mudik dan balik lebaran 2019.

“Tentu yang kami perkirakan terjadi kepadatan tentunya gerbang tol (GT) yang baru Kalihurip utama. Kita estimasi ada hampir enam puluh ribu kendaraan akan lewat sana. Yang kedua GT Cikampek sekitar 50 ribuan dan GT Pasteur sekitar 40 ribuan kendaraan,” kata General Manager PT Jasa Marga cabang Purbaleunyi, A.J Dwi Winarsa, di kantor PT Jasa Marga di kawasa Pasteur, Kota Bandung, Senin (27/5/2019).

PT Jasa Marga menggelar pasukan persiapan arus mudik dan balik 2019 di Kantor PT Jasa Marga di kawasan Pasteur, Kota Bandung, Senin (27/5/2019). (Tito Rohmatullah/BandungKita.id)

 

Salah satu yang jadi perhatian, kata Dwi, yakni GT Kalihurip yang diresmikan pada 23 Mei 2019. Pihaknya mengerahkan sekitar 100 lebih petugas di lokasi tersebut. Dwi mengatakan di ruas Tol Purbaleunyi tidak ada titik rawan bencana. Namun di KM 130 dinilai rawan ada genangan bila terjadi hujan.

“Tapi kita sudah tangani itu, kita bangun juga tembok di situ dan pompa kita siagakan di situ. Selama dua sampai tiga tahun terakhir ini sudah tidak ada masalah,” kata Dwi.

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Bandung Siaga Antisipasi Bencana di Jalur Mudik

 

8.047 Posko Kesehatan Akan Didirikan Untuk Layani Pemudik

 

Mau Mudik Pakai Sepeda Motor? Perhatikan 6 Tips Ini Agar Mudik Kamu Lancar dan Selamat

 

Adapun persiapan yang telah dilakukan, kata Dwi, yakni dari segi konstruksi penambahan, pelebaran, perbaikan, dan pengerasan jalan, pembangunan gerbang tol baru Kalihurip Utama, penyiapan petugas layanan jalan tol (LJT ), sarana prasarana, pelebaran GT, dan penyiapan alat transaksi tol.

Pihaknya mengingatkan kepada para pemudik agar memastikan saldo e-toll mencukupi sehingga tidak terjadi hambatan saat melakukan pembayaran tol di seluruh gerbang tol yang digunakan untuk arus mudik maupun arus balik lebaran 2019.

“Buat para pemudik juga jangan lupa memerhatiakan soal pembayaran Tol karena sekarang sudah cash less agar memastikan saldo mencukupi. Karena pengalaman kita beberapa kali ada pengguna jalan yang transaksi di GT, namun malah memperlambat transaksi,” ujar Dwi. (Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)

Editor : M Zezen Zainal M

 

Komentar