by

Babak Baru Polemik Sekda Kota Bandung, Kedua Pihak Serahkan Bukti Kuat

BandungKita.id, BANDUNG – Sidang gugatan terkait penetapan Sekda Kota Bandung memasuki babak baru. Kali ini sidang beragendakan penyerahan alat bukti surat.

Pihak penggugat, Benny Bachtiar diwakili kuasa hukumnya, Wahyu Setiadjie mengatakan ada 25 pucuk dokumen surat yang diserahkan sebagai alat bukti kepada majelis hakim yang dipimpin Tri Cahya Indrapermana.

“Hari ini kita serahkan bukti, ada 25 alat bukti surat, berkaitan dengan open bidding (seleksi terbuka) sampai dengan penetapan open bidding. Kemudian sampai proses persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri,” kata Wahyu Setiadjie, usai persidangan di PTUN, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Selasa (20/8/2019).

Dengan alat bukti yang diserahkan, Wahyu mengatakan penggugat mestinya memiliki hak untuk ditetapkan sebagai Sekda.

Benny Bachtiar hadir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (2/7/2019). (Tito Rohmatullah/BandungKita.id)

 

“Sekaligus juga penggugat ya memiliki kapasitas untuk melakukan gugatan,” kata Wahyu.

Terkait hal yang sama, pihak emerintah Kota (Pemkot) Bandung sebagai tergugat yang diwakili kepala bagian hukum Setda Kota Bandung, Bambang Suhari mengatakan pihaknya juga menyerahkan alat bukti surat sebanyak 27 alat bukti.

“Alat bukti tersebut, kami serahkan sebagai penguatan atas jawaban yang telah kami sampaikan pada persidangan sebelumnya dan akumulasi penguatan terhadap replik yang disampaikan tergugat,” kata Bambang.

Datangkan Saksi

Adapun agenda persidangan pekan depan, Wahyu mengatakan pihaknya akan mendatangkan saksi fakta dan saksi ahli ke persidangan. Pihak penggugat lebih dulu mendatangkan saksi, sementara tergugat akan mendatangkan saksi pada persidangan dalam dua pekan ke depan.

“Untuk saksi ahli kita datangkan dari akademisi, yang satu ahli pemerintahan dan yang satu ahli tata negara. Adapun saksi fakta merupakan ASN juga, nanti kita lihat aja di persidangan pekan depan,” kata Wahyu.

Dari pihak Pemkot Bandung, Bambang Suhari mengatakan terkait saksi dari pihak tergugat akan dihadirkan setelah saksi penggugat menyampaikan keterangannya di persidangan pekan depan.

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna. (foto:Humas Pemkot Bandung)

“Untuk saksi, memang dari tergugat itu dihadirkan lebih dulu oleh majelis hakim. Kalau untuk saksi tergugat itu minggu depannya lagi,” ujar Bambang.

Kendati demikian, Ketua majelis hakim, Tri Cahya Indrapermana, mengatakan jadwal persidangan yang semula rutin digelar di hari Selasa bergeser ke hari Senin atau digelar pada tanggal 26 Agustus mendatang.

“Pekan depan saya mengikuti kegiatan di Jakarta sehingga persidangan dimajukan di hari Senin, pukul 13.00 karena kalau Senin kemungkinanan lalu lintas lebih padat,” ujar Tri. (Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment