Sebanyak 30 Warga Binaan Lapas Jelekong Sujud Syukur Sebelum Meninggalkan Lapas

BandungKita.id, SOREANG – Sebanyak 30 orang warga binaan Lapas Narkoba Kelas IIA Jelekong, Baleendah, Kabupaten Bandung, melakukan sujud syukur sebelum melangkahkan kakinya keluar dari Lapas, Jumat (13/9/2019). Mereka akan keluar setelah mendapat program pembebasan bersyarat (PB) dan cuti bersyarat (CB).

Kalapas Narkoba Kelas IIA Jelekong, Gun Gun Gunawan mengatakan, dari 30 warga binaan yang telah bebas, 7 diantaranya mendapat program CB dan 23 orang lainnya mendapat program PB.

“Bahkan ada yang sisa masa tahannya 2 tahun tapi bisa bebas lebih awal. Ini karena yang bersangkutan berkelaluan baik saat berada di dalam Lapas,” kata dia seusai melepas 30 warga binaan di Lapas Narkoba Kelas IIA Jelekong.

Menurut dia, Lapas Jelekong sudah membebaskan warga binaannya sebanyak 455 orang mulai Januari hingga September ini melalui program PB dan CB. Gun Gun mengatakan, masih akan ada lagi warga binaan yang akan kembali menghirup udara bebas.

BACA JUGA:

Air Tak Mengalir ke Persawahan, Warga Desa Ciheulang Mengeruk Irigasi Secara Swadaya

 

Polres Bandung Tindak 1.000 Lebih Pelanggaran Lalu Lintas Selama Operasi Patuh Lodaya 2019

 

Dikatakan Gun Gun, banyak warga binaan yang masih belum mengetahui mengenai program PB dan CB. Oleh karena itu, pihaknya melakukan jemput bola agar warga binaan bisa memahami dan ikut program tersebut.

“Kami lakukan jemput bola agar reintregasi sosial lebih cepat, sesuai dengan revitalisasi Lapas yang medium sekuriti. Jadi harus pembinaan produktivitas. Kalau mereka ikut program dan berkelakuan baik, maka mereka akan bisa bebas sebelum habis masa tahanannya,” kata dia.

Dikatakan Gun Gun, program tersebut dilakukan secara berjenjang dengan dimulai menggunakan sistem orientasi. Lalu warga binaan masuk blok sel tahanan. Setelah itu warga binaan akan dijaring jika sudah memenuhi syarat untuk ikut pembinaan.

“Awalnya mereka masuk di pembinaan keagaamaan. Dan kalau rajin nanti mereka akan memilih sesuai minat dan bakat mereka. Ada yang pertanian, PKBM, bengkel kerja dan lain-lain. Baru ikut PB atau CB,” kata dia.

Menurut dia, jika dilihat dari sistem data base pemasyarakatan (DBS), jumlah warga binaan di Lapas Jelekong yang bebas bersyarat sebelum masa tahanannya habis menjadi jumlah paling banyak se-Jawa Barat dibanding Lapas lainnya.(R Wisnu Saputra)

Comment