oleh

Bupati Bandung Tak Izinkan PT PBB Hanya Kelola Stadion si Jalak Harupat Saja, Ini Penyebabnya

BandungKita.id, SOREANG – PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) berencana akan mengelola Stadion si Jalak Harupat yang berada di Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Namun keinginan PT PBB tersebut tak sepenuhnya setujui Bupati Bandung, Dadang M Naser.

“Yang kami inginkan PT PBB tidak hanya mengelola stadionnya saja. Tapi bisa mengelola seluruh sarana olahraga di sana (Komplek si Jalak Harupat),” ujar Dadang di Masjid Alfathu, Soreang, Jumat (4/10/2019).

Dadang sendiri sangat welcome dengan keinginan PT PBB itu. Akan tetapi ia berharap ke depan, PT PBB tidak hanya fokus pada olahraga sepak bola saja. Namun juga bisa mengelola olahraga lainnya.

 

BACA JUGA :

PT PBB Berikan Bantuan Rp 50 Juta Untuk SDN 106 Ajitunggal Cijambe

 

 

“Kalau hanya mengelola stadionnya saja kami enggak mau. Kami mau seluruhnya. Aset kan sudah besar, orientasinya jangan sepakbola saja tapi juga harus olahraga lainnya. PT PBB bisa hadir di Jalak, bisa kerjasama dangan Perusahaan Daerah atau mandiri atau bikin subsistem sendiri. Mangga kami sangat welcome,” katanya.

Menurut Dadang, pembicaraan dengan PT PBB terkait pengelolaan stadion belum berlanjut. Meski sempat membuat jadwal untuk bertemu dengan Wakil Komisaris Utama PT PBB, Erick Thohir beberapa waktu lalu, namun rencana pertemuan tersebut batal.

Pasalnya, kata Dadang, pada saat itu kondisi di Jakarta sedang tidak kondusif. Sehingga komunikasi lanjutan untuk membahas rencana pengelolaan stadion si Jalak Harupat batal.

“Kondisi waktu itu sedang hangat, jadi saya membatalkan berangkat ke Jakarta. Jadi belum ada tingkat pembicaraan lebih lanjut.”

“Tapi kami sebelumnya sudah bicara dengan kawan-kawan pengurus Persib di Kota Baru Parahyangan (Padalarang) beberpaa waktu lalu. Sekaligus saya minta Persikab menjadi satelit Persib sebagai sub sistem dari pada Persib,” katanya.(R Wisnu Saputra/BandungKita.id)

 

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Komentar