oleh

Bantu Kesejahteraan, BPR Kerta Raharja Dorong Staf Desa Ikut Program Kredit Silantap

BandungKita.id, SOREANG – Untuk ikut membantu kesejahteraan staf desa di Kabupaten Bandung, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kerta Raharja mendorong agar staf desa ikut dalam program kredit Silantap (Penghasilan Tetap).

Kredit Silantap sendiri adalah program BPR Kerta Raharja dalam memberikan fasilitas bagi para nasabah peorangan maupun kelompok. Sasaran utama kredit ini adalah pegawai desa. Keunggulannya, suku bunga kredit ini cukup bersaing.

 

BACA JUGA :

Jumlah Penduduk dan Jumlah Desa di Jabar Masih Timpang, Pemprov Jabar Lakukan Ini

 

 

Kepala Bagian Dana dan Jasa BPR Kerta Raharja, Nano Daniar menuturkan, hingga saat ini staf desa yang sudah menjadi nasabah tetap untuk program kredit silantap mencapai ribuan orang.

“Dari 280 desa yang ada di Kabupaten Bandung, 30 persen diantaranya sudah menjadi nasabah kami,”  kata Nano di Soreang, Jumat (18/10/2019).

Menurut Nano, BPR memang berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan staf desa melalui program ini. Selain itu, BPR juga turut berperan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan di desa-desa.

Salah satunya, kata dia, dengan menyelenggarakan program literasi, edukasi, dan sosialisasi terkait pengelolaan manajemen keuangan desa. Program-program itu sudah rutin dilakukan setiap tahunnya.

“Jadi memang BPR Kerta Raharja memiliki kesatuan dengan desa. Sehingga segala kegiatan desa terus disupport oleh BPR,” kata dia.

 

BACA JUGA :

Surat Suara Pilkades Dibuat Oleh P2KD, Kepala DPMD Kabupaten Bandung: Sesuai Anggaran yang Kecil

 

 

Jalinan kerjasama tersebut, ujar Nano, sudah terjalin cukup lama. Bahkan saat BPR masih menjadi Bank Karya Produksi Desa (BKPD). Sehingga, BPR Kerta Raharja memiliki jalinan emosinal yang cukup tinggi dengan desa.

“Hal ini juga yang mendorong BPR Kerta Raharja memiliki banyak cabang di tiap-tiap kecamatan di Kabupaten Bandung. Seperti di wilayah Bandung Timur. Hampir semuanya sudah MoU,” kata dia.

Ke depan, kata Nano, BPR Kerta Raharja juga akan terus menyentuh seluruh BUMDes di Kabupaten Bandung. Untuk BUMDes sendiri, BPR Kerta Raharja menempatkan posisi sebagai konsultan.

“Artinya disini, BPR mensupport segala pengelolaan keuangan BUMDes. Misalkan ada dana bergulir tapi desa memiliki keterbatasan SDM, uangnya bisa disimpan di BPR. Untuk saat ini baru sebagian yang sudah menjalin kerjasama dengan kami,” kata dia. ***(R Wisnu Saputra/BandungKita.id)

 

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Komentar