by

Suara Arus Bawah Golkar : Pada Pilbup Bandung 2020 Kami Ingin Kang DS yang Direkom, Bukan Nia⁣

BandungKita.id, KAB BANDUNG – Masyarakat Kabupaten Bandung khususnya arus bawah Golkar yang terdiri dari para simpatisan dan relawan Partai Golkar Kabupaten Bandung tengah harap-harap cemas beberapa hari ini. Pasalnya, mereka tengah menanti siapakah figur bakal calon Bupati yang bakal diusung DPP Partai Golkar untuk bertarung pada Pilkada Kabupaten Bandung 2020.⁣

Kepastian mengenai figur bakal calon Bupati yang bakal diusung Partai Golkar sangat dinantikan masyarakat dan arus bawah Partai Golkar di Kabupaten Bandung. Maklum, Partai Golkar merupakan partai pemenang pemilu di Kabupaten Bandung sekaligus partai yang sudah berkuasa sekitar dua dekade di Kabupaten Bandung dengan menempatkan Obar Sobarna dan Dadang M Naser sebagai dua Bupati terakhir dari Partai Golkar.⁣

Sejauh ini, tersisa empat nama bakal calon Bupati yang berpeluang diusung DPP Partai Golkar di Pilkada Kabupaten Bandung yakni (menurut alfabet) Dadang Supriatna, Deding Ishak, Nia Kurnia Agustina dan Yoga Santosa. Namun dari empat nama tersebut, dua nama yaitu Dadang Supriatna dan Nia Kurnia Agustina disebut-sebut sebagai yang paling berpeluang direkomendasi sebagai calon Bupati dari Partai Golkar.⁣

BACA JUGA :

Woow! Golkar dan Nasdem Disebut Sepakat Usung Kang DS-Sahrul Gunawan di Pilkada Kabupaten Bandung

Tak Ingin Dinasti Berlanjut, Pemuda Pancasila Jawa Barat Dukung Kang DS Menangi Pilkada Kabupaten Bandung



Dadang Supriatna atau akrab disapa Kang DS adalah politisi Partai Golkar yang merupakan mantan Ketua KNPI dan mantan anggota DPRD Kabupaten Bandung dua periode. Saat ini Kang DS menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Barat dari dapil Kabupaten Bandung sehingga namanya sudah sangat dikenal di Kabupaten Bandung.⁣

Sedangkan, Nia Kurnia Agustina adalah istri dari Bupati Bandung saat ini Dadang Naser yang juga anak dari mantan Bupati Bandung sebelumnya, Obar Sobarna. Teh Nia saat ini menjabat sebagai Ketua Penggerak PKK Kabupaten Bandung. Namanya juga cukup dikenal di kalangan masyarakat Kabupaten Bandung.⁣

Lalu bagaimana tanggapan dan harapan sebagian masyarakat dan suara arus bawah Golkar Kabupaten Bandung terhadap kans kedua figur kuat Partai Golkar tersebut. Siapakah menurut mereka yang dinilai paling layak memperoleh restu berupa rekomendasi dari DPP Partai Golkar untuk bertarung di Pilkada Kabupaten Bandung?⁣

Deden Abdul (48), warga Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung berharap DPP Partai Golkar dapat merekomendasi Dadang Supriatna sebagai calon Bupati dari Partai Golkar. Menurutnya, Dadang Supriana dianggap sebagai figur yang pas untuk melanjutkan kepemimpinan Partai Golkar di Kabupaten Bandung.⁣


“Dadang Supriatna punya kapasitas kuat untuk jadi Bupati dari Partai Golkar. Dia berpengalaman sebagai anggota DPRD. Artinya dia sudah cukup matang dalam pemerintahan. Kalau Nia saya kira belum siap. Paling kelebihan dia hanya sebagai istri Bupati,” beber Deden.⁣

Warga lainnya Cepi (50), warga Kecamatan Pacet juga menyatakan hal senada. Menurut dia sebagai simpatisan Partai Golkar, suara arus bawah Golkar lebih menginginkan Dadang Supriatna untuk direkomendasi sebagai calon Bupati dari Partai Golkar dibanding Nia. Ia menyebut arus bawah Partai Golkar ingin adanya perubahan kepemimpinan di Kabupaten Bandung.⁣

“Kami ingin ada perubahan. Jangan sampai ada kesan dinasti. Dan dinasti itu memang konotasinya negatif dan sangat berbahaya jika terus berkuasa. Sudah saatnya kepemimpinan di Kabupaten Bandung berubah,” kata dia.⁣

Ia menduga majunya Nia dalam kontestasi Pilkada di Kabupaten Bandung lebih disebabkan karena alasan kepentingan pengamanan kekuasaan Bupati Dadang Naser yang menjadi suaminya. Terlebih, kata dia, Bupati Dadang Naser sebelumnya sempat menyatakan tidak akan mengizinkan Teh Nia untuk maju sebagai calon Bupati.⁣

“Saya melihatnya seperti itu, untuk kepentingan pengamanan kebijakan-kebijakan Dadang Naser dan Obar Sobarna. Menurut saya harus ada figur lain yang menggantikan DN yaitu yang paling pas adalah Kang DS. Dia masih muda tapi juga pengalaman,” tutur Cepi.⁣

BACA JUGA :

Hasil Poling Calon Bupati Bandung dari Partai Golkar : Dadang Supriatna Ungguli Nia dan Deding Ishak

Dekatkan Pelayanan Kesehatan, Balon Bupati Bandung Dadang Supriatna Akan Bangun Rumah Sakit di Kertasari



Simpatisan Partai Golkar dari Kecamatan Dayeuhkolot, Asep Ahmad juga mengaku lebih memilih Dadang Supriatna daripada Kurnia Dadang Naser jika harus memilih sebagai calon Bupati yang dinilai layak diusung dari Partai Golkar.⁣

“Kami di Dayeuhkolot ingin Dadang Supriatna yang direkomemdasi Partai Golkar, bukan Nia. Kalau Nia yang direkomemdasi, kami tidak akan dukung. Mendingan cicing. Kalau DS (yang direkom) saya bakal all out memenangkan beliau,” ujar Asep Ahmad.⁣

Warga Kecamatan Katapang, Aep Saepulloh (33) memiliki jawaban berbeda. Ia mengaku tidak mempermasalahkan siapa pun figur calon Bupati yang bakal direkomendasi Partai Golkar. Yang paling penting bagi dia adala calon tersebut dapat memenangkan kontestasi Pilkada dan dapat menyejehaterakan masyarakat Kabupaten Bandung.⁣

“Bagi saya mah yang penting dia amanah dan jujur serta menyejahterakan masyarakat. Jangan cuma memperkaya diri,” kata Aep.⁣

Dicky (40), warga Kecamatan Margahayu menyebut Dadang Supriatna lebih merepresentasikan Partai Golkar dibanding Nia. Ia mencontohkan dalam setiap baliho atau Billboard sosialisasi Dadang Supriatna, ia selalu mencantumkan lambang Partai Golkar. Sedangkan Nia tidak mencantumkan Partai Golkar di setiap baliho miliknya.⁣

“Lihat saja Dadang Supriatna selalu membawa dan mempromosikan Golkarnya. Tapi Teh Nia mah kan enggak. Saya melihat DS lebih mewakili Golkar,. Jadi saya pikir harusnya Dadang Supriatna yang direkom Golkar. Insya Allah menang karena masyarakat Kabupaten Bandung butuh perubahan,” ungkap dia.⁣

Pendapat masyarakat dan suara arus bawah Golkar tersebut mungkin tidak dapat menggambarkan secara utuh suara masyarakat dan suara arus bawah Golkar. Namun setidaknya pendapat masyarakat bawah Partai Golkar itu layak didengar dan dipertimbangkan oleh Partai Golkar sebelum memutuskan siapa figur yang akan diusung sebagai calon Bupati dari Partai Golkar Kabupaten Bandung.(M Zezen Zainal M/ BandungKita.id)

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment