by

Sebanyak 127 Pejabat KBB Dilantik dan Naik Jabatan, Aa Umbara: Saya Tidak Suka ASN Bermanuver

BandungKita.id, KBB – Bupati Bandung Barat, Aa Umbara kembali mengambil sumpah jabatan dan melantik pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat.

Acara pelantikan tersebut di gelar di Gedung Diklat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, KBB, Jumat (10/7/2020).

Heru dilantik sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Sedangkan Asep Dendih sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barat.

Selain Heru dan Asep Dendih, Bupati juga melantik para pejabat administrator dan tenaga pengawas dengan jumlah total 127 orang.

Masing-masing pejabat tinggi pratama setingkat eselon 2 sebanyak 2 orang, pejabat bidang administrator atau setingkat pejabat eselon 3 sebanyak 31 orang dan tenaga pengawas 94 orang.

Pelantikan kali ini, pertama kalinya dilaksanakan secara virtual. Bupati hanya melakukan prosesi pelantikan pada 7 orang saja. Sementara, para pejabat lainnya mengikuti pelantikannya di 8 titik secara virtual.

BACA JUGA :

Keren! Bahasa Sunda Wabup KBB Hengky Kurniawan di HUT KBB ke-13 Menuai Pujian

Kerjasama Pemda KBB dan Kejari Bale Bandung Dinilai Hanya untuk “Bekingi” Kepala Daerah dari Potensi Korupsi Dana Covid-19

PDIP KBB Salurkan Ribuan Bantuan Paket Sembako untuk Pengurus dan Masyarakat Miskin

Bupati Umbara menyatakan, untuk promosi, rotasi, dan mutasi tersebut pihaknya telah menempuh proses sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Khusus untuk promosi jabatan pimpinan pratama, kata bupati telah mendapat rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Kita sudah lakukan secara terbuka, kompetitif dan sudah mendapat persetujuan KASN,” tegasnya dalam keterangan yang diterima BandungKita.id.

Ia juga menegaskan agar para pejabat yang dilantik bisa bekerja dengan baik. Pengalaman pada saat bekerja di bidang sebelumnya, hendaknya diterapkan di tempat kerja baru.

Menanggapi intrik manuver yang dilakukan oleh sejumlah ASN jelang pelantikan, Umbara mengatakan dengan tegas bahwa dirinya tidak suka dengan hal itu.

“Nggak usah bermanuverlah. Saya tidak suka adanya manuver. Karena untuk jabatan ASN harus siap ditempatkan dimana saja,” tegasnya. (*)

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment