by

Gerakan Rakyat Anti Komunis Unjuk Rasa Menolak RUU HIP di Depan Gedung Sate

BandungKita.id, BANDUNG – Ratusan massa ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Komunis (GERAK) Jawa Barat melakukan aksi penolakan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan kantor Gubernur Jabar (Gedung Sate) Kota Bandung , Jumat (10/8).

Aksi tersebut, sebagai bentuk protes terhadap konseptor RUU HIP yang dinilai ingin mengubah Pancasila menjadi Trisila bahkan Ekasila.

Ketua Gerakan Rakyat Anti Komunis (GERAK) Jabar, Roinul Balad menilai, upaya mengubah dasar negara melalui RUU HIP sangat terstruktur, sistematis, dan masif, serta terbuka melalui parlemen.

“Konteks untuk hari ini, tldak relevan Iagi untuk mendebat apalagi merubah dasar negara tersebut dan siapa saja yang merubah Pancasila sebagai dasar negara maka itu sama saja dengan tindakan makar karena lngln merubah bentuk negara,” ujarnya.

BACA JUGA :

Film Pengkhianatan G 30 S PKI Tayang Lagi di TV, Inilah 6 Fakta Yang Harus Kamu Ketahui

Walikota Bandung Sebut Ada Bahaya Komunis, Anak Muda Diminta Lakukan Ini

Unggah Konten Ideologi Anti Pancasila di Medsos, ASN Kemenkumham Dipecat

Gubernur Jabar: Keutuhan NKRI Bukti Bangsa Indonesia Berhasil Jaga Pancasila

Adapun sejumlah tuntutan yang disampaikan mereka antara lain, menolak keras RUU HIP karena akan merubah Pancasila sebagai dasar negara. Mereka juga menuntut aparat penegak hukum (Polri) untuk mengusut tuntas para konseptor di balik usulan racangan RU HIP.

“Kita harus bersikap keras‎ terhadap RUU HIP dan penuhi tuntutan warga Jabar untuk tidak hanya menunda bahasan RUU HIP. Tetapi juga membatalkan serta mencabut RUU HIP ini dari Proglenas,” ucap Roin.

Roin menuturkan, berbagai forum diskusi dan gelombang aksi telah dilakukan untuk menolak RUU HIP. Namun pemerintah tidak tegas, dan hingga saat ini RUU tersebut belum ditarik dari Prolegnas.

“Kami juga menagih komitmen MUI untuk bersama dengan umat menolak RUU HIP. Kemudian menuntut presiden Joko Widodo dan MPR untuk membatalkan dan mencabut RUU HIP dari prolegnas,” tegasnya.

Para anggota GERAK pun meminta kepada DPRD dan Pemprov Jabar untuk menyatakan penolakan RUU HIP secara lisan dan tertulis. (Azmy Yanuar Muttaqien/BandungKita.id)

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment