“Selamat Ulang Tahun Kang Ds”
BandungKita.id, SOREANG – Dua photo karangan bunga dikirim oleh nara sumber bandungkita, tidak lain salahsatunya dari Deded, CEO Indofarm, Yangbdiketahui sebagai Kordinator dan Jubir Forum Kredirut Korban PT BDS BUMD milik Pemda Kab.Bandung.


Menarik, Selain mencolok karangan bunga tersebut, Deded indormasikan akan berdiri di depan Kantor DPRD , dan kantor Bupati Bandung menyuarakan keresahan publik terhadap dugaan penyimpangan di tubuh PT BDS (Bandung Daya Sentosa).
Tampaknya Bukan sekadar hiasan, keduanya menjadi simbol perlawanan kreatif dari Forum Korban BDS yang menuntut transparansi dan pemulihan iklim investasi.
Tampak Karangan pertama, berdiri di atas jalan (karangan belum dilokasi yang dimaksud) karena masih dengan latar sawah dan pohon kelapa, membawa pesan lugas:
“PANSUSKAN PT BDS
SELAMATKAN IKLIM INVESTASI
KAB. BANDUNG”
Forum Korban BDS
Pesan ini menyerukan pembentukan panitia khusus (pansus) oleh DPRD untuk mengusut dugaan konflik kepentingan, ketidaksesuaian prosedur, dan potensi kerugian negara dalam pengelolaan PT BDS. Forum Korban BDS menilai bahwa tanpa langkah tegas, kepercayaan investor terhadap Kabupaten Bandung akan terus merosot.
Karangan kedua tampil lebih satir, dengan tulisan yang menyentil langsung Bupati Dadang Supriatna:
“Selamat Ulang Tahun
Dadang Supriatna
Semoga Panjang Umur
Sampai 105 Milyar Tahun”
Forum Korban BDS
Angka “105 miliar tahun” diyakini sebagai sindiran terhadap dugaan aliran dana dan dominasi kekuasaan yang dianggap tidak sehat bagi tata kelola investasi daerah. Karangan ini muncul bersamaan dengan ulang tahun Bupati, menjadikannya simbol kritik terhadap kepemimpinan yang dinilai belum responsif terhadap krisis kepercayaan publik.
“Kami tidak sedang merayakan, kami sedang memperingatkan,” ujar Kordinator Forum Korbam BDS ini saat dihubungi BandungKita.id.
“Karangan bunga ini adalah suara warga yang seolah tidak didengar oleh kawan-kawan di DPRD, terbukti steatment ketua dewan dari PKB kemarin secara meyakini bahwa kasus ini perdata, buktinya, puji syukur kejaksaan negri kemarin telah membungkam pernyataan DPRD jika kasus ini dinaikan ke penyidikan, dan arrinya itu bukan Perdata, gitu loh mas.” tukasnya melalui pesan whatsapp, Kamis 7 agustus 2025.
DPRD Kabupaten Bandung hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan pembentukan pansus. Namun sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, menyebut kasus PT BDS sebagai persoalan bisnis murni dan meminta publik menyikapinya secara objektif.
Namun pernyataan tersebut justru menuai kritik dari para vendor yang merasa belum didengar secara langsung.
Sementara itu, karangan bunga terus berdiri sebagai pengingat bahwa ratusan penghargaan yang diraih pemeeintahan Bedas rusak susu sebwlanga oleh ulah Oknum Direksi BUMD Kab Bandung.


Satire Visual: Kue Ulang Tahun dan Ayam Bertelur Miliaran
Salah satu gambar yang beredar di grup WhatsApp internal menampilkan karakter kartun dengan topi bertuliskan “Bandung,” berdiri di belakang kue bertuliskan “54 BDS.” Di atas kue, seekor ayam dan anak-anaknya menjadi simbol yang menyindir, seolah-olah ayam tersebut bertelur “105 miliar” angka yang juga disebut dalam percakapan sebagai satire “hadiah dari BDS untuk Dadang”, dan Group whatsapp tersebut diketahui bernama Badan Usaha Milik Dadang (BUMD) Yang beranggotakan para Vendor korban PT BDS.
Terlepas dari persoalan yang saat ini tengah di ungkap Kejaksaan negri Bale Bandung dan telah ditingkat penyidikan, semoga di ulang tahun ke 54 Bupati Bandung Dadang Supriatna selalu diberikan kesehatan, kemudahan dan terus mendapatkqn petunjuk dari Alloh, segenap Redaksi Bandungkita berharap kasus BDS dengan para Vendornya segera menemukan kejelasan dan ketetapan hukum.
BandungKita.id akan terus memantau perkembangan kasus ini, termasuk respons dari DPRD dan Pemkab Bandung terhadap tuntutan Vendor dan publik yang kian menguat. (Dhomz/Bandungkita.id)





Comment