BandungKita.id, Soreang – Penemuan tiga jenazah dalam satu kontrakan di Kampung Cae, Desa Kiaraongke, Kecamatan Banjaran, Jumat (5/9/2025), menyisakan duka mendalam. Selain tubuh korban, polisi juga menemukan secarik surat tulisan tangan yang ditempel di dinding ruang tengah.
Surat tersebut diduga ditulis oleh EN (34), korban perempuan yang ditemukan tergantung di kusen pintu kamar. Dua anak laki-lakinya, AA (9) dan AAP (11), ditemukan tak bernyawa di ruangan yang sama.
ARTKEL PILIHAN
Bupati Bandung Dadang Supriatna Raih Penghargaan Bergengsi Tingkat ASEAN
Rembug Bedas Ajang Diskusi Antara Bupati Bandung dengan Masyaraka
Bupati Bandung Raih Penghargaan Indonesia Award 2023
Dalam surat yang ditulis di buku catatan bergaris, EN mencurahkan isi hati kepada suaminya. Ia mengaku sudah tidak sanggup menanggung beban hidup dan hutang yang terus menumpuk.
“teteh aa sadayana, abi nga;akukeun kieu. Abi tos teu kuat ngajalani hirup ngagulung hutang…” tulis EN dalam bahasa Sunda.
Di halaman berikutnya, EN menyampaikan permintaan maaf kepada kedua anaknya, AA dan Alif, serta mengungkapkan rasa sayangnya yang mendalam.
ARTIKEL PILIHAN
Survei Indikator : 80,1 Persen Masyarakat Puas Terhadap Kinerja Bupati Bandung Dadang Supriatna
Pemkab Bandung Gelar Rakor Gagah Bencana Bersama Petugas Lini Lapangan Bangga Kencana
Hari Jadi ke-383, Cucun Sebut Kabupaten Bandung Daerah Termaju dan Jadi Percontohan di Jawa Barat
Wow! Bupati Bandung Disebut Pemerintah Australia Sebagai Kepala Daerah Terbaik di Indonesia
“Aa Alif jdeudeuh, hampura mah nya bakay kunya’ah ..msn.. ditinggslkrun ku ma.. mamah teeu ridho ninggsl ss+dede….” lanjutnya.(antara lain)
Surat tersebut kini menjadi bagian dari barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga menemukan sebuah ponsel di lokasi kejadian.
Ketiga jenazah telah dievakuasi ke RS Sartika Asih Bandung untuk pemeriksaan forensik. Sementara itu, proses penyelidikan masih berlangsung, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan analisis barang bukti di tempat kejadian perkara.
Surat ini menjadi bukti penting dalam penyelidikan kasus yang diduga sebagai bunuh diri dengan dampak tragis terhadap anak-anak. Secara psikososial, dokumen ini mencerminkan:
- Tekanan ekonomi dan sosial yang tidak tertangani.
- Minimnya akses dukungan mental dan finansial di lingkungan sekitar.
- Kebutuhan mendesak akan sistem deteksi dini dan layanan konseling keluarga.
ARTIKEL PILIHAN
Resahkan Warga, Polda Jabar dan DIY Gerebek Kantor Pinjol di Yogyakarta
Ribuan Warga Kota Bandung Masih Terjebak “Lintah Darat”
Tragedi ini bukan hanya soal kematian. Ini soal sistem yang gagal mendeteksi keputusasaan. Soal lingkungan yang tak cukup peka. Soal kita semua yang perlu belajar mendengar sebelum terlambat.
Berikut Direktori Layanan Bantuan di Bandung Raya
Layanan Jenis Bantuan Kontak RS Jiwa Provinsi Jawa Barat Konseling & Psikiatri (022) 780-3412 Puskesmas Banjaran Konseling keluarga & rujukan Datang langsung Into the Light Indonesia Konseling online & edukasi Layanan Konseling Psikolog & Psikiater YLBHI Bandung Bantuan hukum & advokasi keluarga (022) 420-3456 Komunitas Peduli Kesehatan Mental Peer support & edukasi IG: @pedulimentalbdg





Comment