by

Begini Tanggapan Anggota Linmas Soal Rencana Pemkab Bandung Menaikkan Tunjangan

BandungKita.id, SOREANG – Pemerintah Kabupaten Bandung berencana menaikan tunjangan Linmas pada tahun 2019 ini. Kebijakan itu diambil sebagai bentuk apresiasi terhadap jasa Linmas selama ini.

Selain itu, sebagai bentuk dukungan karena Linmas akan dilibatkan dalam pengamanan pemilu.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daeerah (Sekda) Kabupaten Bandung, Teddy Kusdiana saat memberi sambutan pada Apel Gelar Pasukan Linmas untuk mengamankan Pemilu serentak 2019 di Lapangan Upakarti, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (4/4/2019) beberapa waktu lalu.

“Dalam rangka mengapresiasi peran Linmas, pada tahun ini kami berencana memberi kenaikan tunjangan menjadi sebesar Rp.100.000 setiap bulan,” katanya.

Baca juga: Ribuan Anggota Linmas Siap Amankan Pemilu di Kabupaten Bandung

Terkait rencana Pemkab Bandung itu, sejumlah anggota Linmas mengapresiasi dan mendukungnya. Pasalnya, selama puluhan tahun tunjangan Linmas sebesar Rp.60.000 per bulan tidak pernah mengalami kenaikan.

“Saya bersyukur sekarang ada rencana tunjangan naik jadi Rp.100.000,” kata salah satu Linmas asal Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya, Aep Saepudin, Minggu (7/4/2019).

Namun, Aep berharap Pemkab Bandung bisa memberi tunjungan lebih dari jumlah tersebut. Alasanya, kebutuhan petugas Linmas hari ini tidak bisa disamakan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Minimal, lanjut Aep, Pemerintah bisa menaikan tunjangan hingga angka Rp.300.000 per bulan, atau jika ingin ideal, tunjangan Linmas setara dengan upah minimum kabupaten (UMR).

“Kebutuhan anggota Linmas hari ini tidak sama dengan tahun lalu, saya kira idealnya Rp.300.000 per bulan, atau lebih bagus disamakan dengan angka UMR,” kata pria yang telah mengabdi menjadi Linmas selama 20 tahun itu.

Baca juga: Apel Pasukan Linmas Kabupaten Bandung Ngaret, Peserta Upacara Sempat Bubar

Senada dengan Aep, anggota Linmas asal Desa Bumi Wangi, Kecamatan Ciparai, Amin mengucapkan syukur dengan rencana kenaikan tunjangan tersebut. Namun Amin meminta Pemkab bisa mencairkan tunjangan setiap satu bulan sekali.

Menurut Amin, selama ini tunjangan anggota Linmas dicairkan setiap tiga bulan sekali. Kebijakan tersebut, kata Amin, membuat dirinya sulit mengandalkan tunjangan tatkala ada kebutuhan mendesak.

“Saya harap jangan tiga bulan sekali dicairkan, kalau bisa tiap satu bulan saja. Bayangkan, bagaimana jika kita membutuhkan uang mendadak, harus menunggu tiga bulan gitu?,” kata Amin mengumpamakan***(Restu Sauqi)

Comment