oleh

Diterjang Angin Puting Beliung, 20 Atap Rumah di Cisaranten Kidul Rusak

BandungKita.id, BANDUNG – Sebanyak 20 unit rumah di blok Rancapacing, RW 04 Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung hancur diterjang angin puting belitung.

Kejadian tersebut, dibenarkan oleh Lurah Cisaranten Kidul, Dadang Sobandi. Menurutnya, amuk alam tersebut terjadi sekira pukul 14.32 WIB.

“Ya betul ada puting beliung sekira pukul dua siang lebih, saat itu saya masih ada kegiatan di Pemkot, rapat dari jam 10 pagi, saya dapat informasi bahwa terjadi angin puting beliung karena hujan lumayan besar dibarengi dengan angin kencang,” kata Dadang saat dihubungi, BandungKita, Kamis (16/5/2019).

Baca juga:

Datangi Kantor KPU Jabar, BEM Bandung Raya Layangkan Delapan Pernyataan Sikap

 

Dadang menjelaskan, mayoritas rumah yang terdampak mengalami rusak di bagian atap, beberapa rumah juga mengalami retak di bagian dinding. Hasil pendataan tidak terjadi kerusakan pada fasilitas publik.

“Memang puting beilung ini cukup kuat, genting juga beterbangan. Kerugian materil mungkin enggak besar, hanya genting saja yang banyak pecah, korban jiwa juga tidak ada,” lanjut Dadang.

Lebih lanjut, Dadang menjelaskan selama ia bertugas di keluarahan Cisaranten Kidul sejak setahun lalu, baru kali ini terjadi angin puting beliung.

“Hingga pukul 17.57 WIB ini kita sudah lakukan komunikasi dengan RW setempat menanyakan adanya korban jiwa, hasilnya enggak ada. Saya coba minta informasi tentang kerugian materil, warga belum bisa menginventarisir,” lanjut Dadang.

Baca juga:

Pesta Miras, Seorang Pria Tenggelam di Sungai Citarum

 

Pihaknya berharap agar masyakat lainya bisa memberi bantuan untuk meringankan beban warga terdampak. Terlebih kawasan tersebut, kata Dadang, merupakan wilayah cukup padat penduduk.

“Namun memang warga terdampak tidak diungsikan, karena memang masih bisa diantisipasi, tapi kalau ada yang ingin membantu kami dengan senang hati menerima,” kata Dadang.

Pihaknya mengimbau agar tetap waspada dikhawatirkan terjadinya hujan susulan yang disertai angin kencang. Pasalnya, kawasan tersebut merupakan bantaran sungai Cinambo, dikhawatirkan adanya kenaikan debit air.

“Cuaca memang sedang sulit diprediksi yah, warga agar waspada saja, mudah mudahan tidak terulang, namun warga tidak perlu panik, meski memang blok Rancapacing itu cukup padat penduduk yah,” kata Dadang.***(Tito Rohmatulloh/BandungKita)

Editor: Restu Sauqi

Komentar