by

Jelang Iduladha, Bupati Bandung Terbitkan Surat Edaran

BandungKita.id, SOREANG – Jelang peringatan Hari Raya Iduladha 1440 H, Bupati Bandung Dadang M. Naser menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 658.1/1848/DLH.

Surat tersebut berisi tentang penggunaan kemasan atau wadah ramah lingkungan untuk distribusi daging kurban yang berlaku per tanggal 7 Agustus 2019.

“Edaran ini sebagai tindak lanjut sekaligus memperkuat Instruksi Bupati Bandung No 4 Tahun 2018 Tentang Gerakan Sabilulungan Pengurangan Penggunaan Plastik,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung, Asep Kusumah di Soreang, Rabu (7/8/2019).

Asep Kusumah menjelaskan, surat yang ditujukan bagi para kepala perangkat daerah (PD), camat, kepala desa/kelurahan di wilayah Kabupaten Bandung itu, memuat tiga hal.

Pertama, seluruh aparatur Pemkab Bandung agar menginisiasi dan mensosialisasikan penggunaan kemasan atau wadah ramah lingkungan untuk distribusi daging kurban pada saat pemotongan hewan kurban yang dilaksanakan di PD/kecamatan/desa/kelurahan masing-masing.

Kedua lanjut Asep, Bupati Bandung menginstruksikan jajarannya untuk mengimbau, mengajak, memfasilitasi panitia penyelenggara penyembelihan di wilayahnya, untuk menggunakan kemasan/wadah ramah lingkungan saat pendistribusian daging.

BACA JUGA:

Pemkab Bandung Gelar Workshop Bagi Petani Kopi

 

Bupati Dadang Naser : Balon Kades Harus Lampirkan Keterangan Bebas Narkoba dari BNN

 

Dan yang ketiga, bahan kemasan/wadah pembungkus alternatif ramah lngkungan antara lain dapat berupa besek, daun, kertas atau bahan lainnya atau wadah kemasan yang dapat diguna ulang.

“Dari panitia bisa menyediakan wadah berupa besek, atau dalam bahasa sundanya pipiti, pake daun cau (pisang), atau bisa juga pakai kertas. Selain itu bisa juga masyarakat bawa sendiri wadah dari rumah masing-masing, misalnya bawa baskom, rantang atau nyiru (nampan bambu),” tuturnya.

Selain sebagai upaya dalan pembatasan timbulan sampah yang tidak ramah lingkungan, menurut Asep peredaran tersebut juga diterbitkan sebagai perwujudan visi pembangunan Kabupaten Bandung yang berwawasan lingkungan.

“Dalam momentum idul adha ini juga sekaligus mengedukasi, sebagai langkah pelaksanaan komitmen seluruh pihak dalam mewujudkan pembangunan lingkungan di Kabupaten Bandung,” lanjut dia.

Selama ini ujarnya, fakta di lapangan menunjukkan, masih banyak panitia yang menggunakan kantong plastik daur ulang saat mendistribusikan daging.

“Terutama dari kantong kresek berwarna gelap, atau dari bahan-bahan yang tidak terstandarisasi. Selain bisa memberikan dampak dari sisi kesehatan masyarakat, juga kurang baik untuk kualitas daging itu sendiri,” pungkasnya pula. (Dian Aisyah/Bandungkita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment