by

Pengamat Transportasi : Angkutan Umum di Kota Bandung Masih Sulit Diakses

BandungKita.id, BANDUNG – Ketua Masyarakat Transportasi Jawa Barat, Sony Sulaksono menyayangkan sistem transportasi publik di Kota Bandung masih belum efektif digunakan masyarakat.

Pasalnya sistem transportasi publik masih belum terintegrasi dengan baik. Konektivitas antara transportasi publik dan tujuan masih sulit diakses sebagian masyarakat.

“Kalau kita lihat badan angkutan umum belum mencapai 100%, artinya yang bisa terlayani angkutan umum hanya 80%,” ujar Sony dalam sambungan telepon, Senin (12/8/2019).

Baca juga:

Kadishub Kota Bandung Optimis Operasi Cabut Pentil Bakal Atasi Kemacetan

 

Padahal, lanjut dia, Pemkot Bandung memiliki target strategis untuk menaikkan jumlah pengguna kendaraan umum hingga 25% pada 2023, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung 2019-2023.

Tak hanya itu, moda transportasi umum juga dinilai belum ramah bagi penyandang disabilitas. Meskipun sudah dirancang di beberapa halte, namun masih ada beberapa kekurangan.

“Buat kursi roda, guiding block atau petunjuk arah berwarna kuning, dan menyediakan rem untuk memudahkan mereka tiba di halte itu semua belum ada,” jelasnya.

Untuk itu, Sony berharap pemerintah serius dalam mewujudkan transportasi yang baik dan ramah difabel. Begitu juga dengan pembangunan yang tidak mengganggu akses pejalan kaki.

“Fasilitas harus segera dilengkapi, posisinya pun jangan dibangun di trotoar karena menghalangi pejalan kaki,” pungkasnya. (Dian Aisyah/Bandungkita.id)

Editor: Restu Sauqi

Comment