by

Bakteri Penjernih Air Jenis MR 8 Bisa Jernihkan Sungai Citarum Dalam Enam Hari

BandungKita.id, BOJONGSOANG – Sedikitnya 275 jeriken berisi bakteri penjernih air jenis MR 8 disebar Satgas Citarum Harum Sektor 6 di Oxbow Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jumat (23/8/2019).

General Manager PT Pusaka Argo Pasifik, Joni Hendra mengatakan, bakteri penjernih air itu disebar bertujuan untuk mengurai racun sisa pembuangan limbah masyarakat dan industri yang ada di Sungai Citarum.

“Bakteri ini bekerja untuk mengurai, sehingga kadar COD, BOD, dan oksigen sesuai. Makhluk hidup seperti ikan bisa hidup dan keperluan irigasi bisa terpenuhi,” ucap Joni di lokasi kepada sejumlah wartawan.

Menurut Joni, selama proses penjernihan berlangsung, ia terus melakukan perawatan dengan cara memberi nutrisi untuk bakteri. Bakteri itu, kata dia, ramah terhadap manusia. Jadi tidak berbahaya.

BACA JUGA:

Musim Kemarau, Hasil Panen Petani Hortikultura Oversupply

 

“Sejak ditebar, 3 atau sampai 6 hari air bisa jernih dan bisa jadi bahan baku,” katanya.

Sementara itu, Dansektor 6 Citarum Harum Kolonel Infanteri Yudi Zanibar berharap penyebaran bakteri itu bisa berhasil menetralisasi racun yang mengendap pada lumpur.

Menurut dia, Oxbow Bojongsoang tersebut dijadikan percontohan awal pemanfaatan bakteri penjernih air. Jika terbukti berjalan dengan baik, maka bisa digunakan untuk keperluan masyarakat.

“Pemanfaatan bakteri penjernih air ini baru digunakan di Oxbow Bojongsoang. Jika berhasil maka air Sungai Citarum bisa digunakan untuk keperluan mandi cuci kakus,” ucapnya.

BACA JUGA:

Satgas Citarum Harum Tebar Bakteri Jenis MR 8 di Oxbow Bojongsoang

 

Untuk diketahui, Oxbow Bojongsoang memiliki panjang 960 meter dengan lebar 40 meter yang berfungsi sebagai penahan air sementara saat air dari Sungai Cikapundung meluap pada musim penghujan.

Saat musim kemarau, Oxbow Bojongsoang bisa dimanfaatkan sebagai sumber air yang dapat digunakan masyarakat sekitar.(R Wisnu Saputra/Bandungkita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment