by

Hari ke-5 Operasi Patuh Lodaya, Polres Bandung Catat 4.412 Pelanggaran

BandungKita.id, SOREANG – Satlantas Polres Bandung mencatat setidaknya ada 4.412 berkas pelanggaran lalu lintas selama Operasi Patuh Lodaya 2019 berlangsung. Angka berkas pelanggaran tersebut tercatat hingga hari kelima pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2019.

Kasatlantas Polres Bandung, AKP Hasby Ristama melalui KBO Lantas Polres Bandung, Iptu Kiki Hartaki mengatakan, dari 4.412 berkas, pelanggaran lalu lintas masih didominasi oleh kasus pengendara yang tidak menggunakan helm dan melawan arus.

“Di wilayah hukum Polres Bandung ini masih dominan sekali pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan helm atau lawan arus,” ujar Kiki kepada BandungKita.id, Selasa (3/9/2019) via sambungan telepon.

Baca juga:

Hari Pertama Operasi Patuh Lodaya 2019, Polres Bandung Catat 435 Pelanggaran

 

Menurut Kiki, selain dua pelanggaran yang dominan itu, Polres Bandung juga masih menemukan banyak pengendara kendaraan bermotor yang usianya masih dibawah umur. Mereka diketahui masih dibawah umur saat polisi meminta pengendara menunjukkan surat-surat kelengkapan kendaraannya.

“Masih banyak yang nekat berkendara tapi tidak memiliki SIM. Ini karena mereka masih banyak yang dibawah umur saat kami berhentikan dan minta untuk menunjukkan surat-surat kelengkapannya,” kata Kiki.

Kiki menuturkan, untuk pelanggaran arus lalu lintas dengan melawan arus, masih kerap terjadi di Jalan Raya Rancaekek pada pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya. Pengendara kendaraan bermotor terutama roda dua, kerap bermain ‘kucing-kucingan’ dengan petugas kepolisian.

Baca juga:

Sakit Hati Namanya Kerap Dicatut, Pegawai Koperasi Ini Habisi Nyawa Temannya

 

Meski angka berkas pelanggaran tergolong tinggi hingga hari kelima pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2019, Kiki mengatakan, pemohon SIM masih belum terlihat membludak di layanan pembuatan SIM Polres Bandung dan juga Samsat.

“Tidak berpengaruh ternyata, apa mungkin kesadarannya kurang untuk. Soalnya pelayanan SIM masih normal. Di Samsat juga sama yang ingin memperpanjang surat kendaraan atau yang lainnya,” katanya.

Kiki mengimbau agar pengendara kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Bandung bisa lebih taat terhadap peraturan lalu lintas. Selain itu ia juga mengingatkan agar pengendara untuk lebih mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengendara lain saat berkendara.

“Gunakan helm, baik yang membonceng tau yang dibonceng. Jangan kebut-kebutan, jangan melawan arus. Ini yang penting. Kami melakukan penindakkan karena kami peduli kepada masyarakat. Tujuannya kami tidak ingin hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.(R Wisnu Saputra/Bandungkita.id)

Editor: Restu Sauqi

Comment