BandungKita.id, SOREANG – Dalam rangka menyambut era industri 4.0, Pimpinan Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bandung meluncurkan program Pemuda Go Digital (Pemodal). Program ini memiliki target agar para pengusaha muda di Kabupaten Bandung memiliki peluang di bidang usaha digital.
Ketua DPC HIPMI Kabupaten Bandung Dani Gusnadi menuturkan, untuk merealisasikan program Pemodal, HIPMI akan rangkul Karang Taruna dan SKPD terkait. Selain itu HIPMI juga akan memberikan pelatihan kepada para calon pengusaha yang akan memulai dunia usaha di bidang digital.
“Kami akan realisasikan ini. Jadi bukan sekedar seremonial belaka,” ujar Dani seusai acara pelantikan kepengurusan HIPMI Kabupaten Bandung di Grand Sahid Sunshine Resort dan Convention, Soreang, Senin (30/9/2019).
BACA JUGA:
Karena Masalah Administrasi, Penandatangan NPHD Pilkada Kabupaten Bandung Terancam Tertunda
Dani mengatakan, di era industi 4.0 pengusahan sudah saatnya berkewajiban menggunakan perencanaan dan strategi digital dalam pemasaran produknya. Ia sendiri sudah mengimbau agar anggota HIPMI untuk belajar beralih ke sistem digital dari yang sebelumnya konvensional.
“Mulai dari pemasaran dan pengaturan di perusahaannya masing-masing sudah harus mulai berubah ke digital,” katanya.
Dani juga tengah mendesain agar para anggota HIPMI Kabupaten Bandung expert di dunia industri kreatif. Sebab, tujuan utama dibuatnya program tersebut akan direalisasikan di peningkatan ekonomi kreatif.
“Dulu mayoritas anggota terjun dunia proyekan (konstruksi dan properti). Tapi kami sekarang tidak ingin terjebak disitu. Dunia kreatif menurut saya lebih menjual,” kata dia.
BACA JUGA:
Dadang Naser Sebut 4 Nama Bakal Calon Bupati dari Internal Golkar
Kendati demikian, Dani tak menampik jika dalam perealisasian program tersebut bakal menemukan beberapa kendala. Terlebih, Kabupaten Bandung memiliki wilayah yang cukup luas.
“Kendala pasti ada. Karena program ini lebih ke sharing kendalanya pasti di waktu karena luasnya wilayah Kabupaten Bandung. Tapi kami udah cari solusi untuk ke depannyam yaitu akan membuat titik kumpul di setiap sektor. Baik di Barat, Timur, Selatan, Utara maupun di Tengah,” katanya.
Dani berharap program Pemodal ini bisa menciptakan pengusaha muda di Kabupaten Bandung agar lebih maju dalam mengembangkan usahanya dan tentu memiliki daya saing.(R Wisnu Saputra)
Editor: Dian Aisyah





Comment