Didominasi Generasi Milenial, 306 CPNS Pemkab Bandung Lolos dan Terima SK

BandungKita.id, SOREANG – Sebanyak 306 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Formasi Tahun 2019, menerima Surat Keputusan (SK). Dengan rincian 53 orang tenaga pendidik, 136 orang tenaga kesehatan dan 117 tenaga teknis.

Dari 309 formasi tahun 2019, sebanyak tiga formasi tidak dapat diisi pelamar. Ketiga formasi itu, diantaranya Formasi Khusus Penyandang Disabilitas Pengelola Dokumen Perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Formasi Umum Pengelola Kesejahteraan Sosial pada Kecamatan Ibun dan Formasi Umum Pustakawan Terampil pada Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus).

Bupati Bandung Dadang M. Naser secara simbolis menyerahkan petikan SK CPNS kepada perwakilan masing-masing formasi. Ia menyebutkan, para pelamar CPNS yang lolos seleksi kali ini, mewakili generasi milenial. Generasi yang lahir antara tahun 1981 hingga di atas 1995.

“Kami memerlukan tenaga-tenaga terampil dan profesional, dan sebanyak 306 orang telah lolos dalam proses seleksi. Selamat kepada mereka yang telah bergabung dengan jajaran Pemkab Bandung,” ucap Bupati Dadang Naser di sela-sela Penyerahan Petikan SK Sekaligus Pembekalan Bagi CPNS Formasi Tahun 2019 di Gedong Budaya Sabilulungan Soreang, Jumat (4/12/2020).

Untuk menunjang peningkatan kualitas SDM, tutur bupati, beragam bentuk kerjasama perlu dilakukan dengan sejumlah akademisi. Dari 15.700 PNS yang ada saat ini, pemenuhan pengembangan kompetensi minimal 20 jam pelajaran dalam setahun, baru mencapai 65% dari total pegawai. Sementara 35% sisanya, belum mendapat kesempatan mengikuti pengembangan kompetensi tersebut.

BACA JUGA :

Marak Penipuan Pada CPNS, Begini Cara Menghindarinya

Kuota CPNS Kabupaten Bandung Naik 24 Persen, Kepala BKPSDM: Untuk Formasi Tenaga Pendidikan

Bupati Bandung Gelar Sayembara Penamaan RSUD Majalaya, Soreang, dan Cicalengka Berhadiah Rp 10 Juta, Yuk Ikutan!

“Maka dari itu, dijalin kerjasama pengembangan kompetensi dengan perguruan tinggi maupun instansi lainnya. Kami ucapkan terimakasih kepada pihak akademisi, yang sudah melakukan kerja sama untuk terus meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Bandung,” tutur bupati didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung H. Wawan A. Ridwan.

Pada kesempatan itu pula dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama pengembangan kompetensi pegawai. Antara lain dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Telkom University (Tel-U), Institut Pembangunan Jabar, Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan
Bank Jabar Banten (BJB).

Wawan Ridwan menambahkan, bentuk kerjasama yang dilakukan dalam upaya mengembangkan kompetensi sesuai arah kebijakan pengembangan profesionalisme ASN itu, salah satunya adalah melalui capacity building.

“Yaitu dalam kegiatan peningkatan jenjang pendidikan formal, diklat (pendidikan dan pelatihan) berbasis “gap” kompetensi individual dan jabatannya, serta Internship, coaching dan counseling,” terang Kepala BKPSDM.

Melalui Perjanjian Kerjasama (PKS) ini, ia berharap ASN Kabupaten Bandung dapat meningkatkan wawasan, keterampilan dan pengetahuannya. “Terutama dalam menghadapi era 4.0, serta menyongsong era 5.0 yang semakin adaptif dengan digitalisasi pada berbagai aspek, sehingga dapat tercipta ‘world class ASN’,” pungkas Wawan. (*).

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Sumber : Humas Pemkab Bandung

Comment