BandungKita.id, Bandung – Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mendorong Dinas Kesehatan untuk memberi perhatian terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Pasalnya, dimasa pandemi Covid-19 ODHA lebih mudah terpapar.
Lanjutnya, untuk mencegah hal tersebut Dinkes untuk terus mengingatkan ODHA agar terus meminum obat-obatan. Kemudian, menerapkan gaya hidup sehat dalam kesehariannya.
“Ingatkan mereka supaya terus meminum obat-obatnya, melakukan hubungan seks yang sehat, serta tidak memakai jarum suntik sembarangan,” kata Yana dalam keterangan resminya, Sabtu 7 Agustus 2021.
Dia menyebutkan, risiko terpaparnya ODHA relatif tinggi lantaran memiliki masalah dengan sistem kekebalan tubuhnya. Meski demikian, pihaknya juga memiliki kewajiban untuk meminimalkan jatuhnya korban jiwa akibat Covid-19.
Mengingat kasus HIV/AIDS di Kota Bandung cukup tinggi. Setiap tahunnya, terjadi penambahan sekitar 300-400 orang terpapar HIV/AIDS.
BACA JUGA:
Pemkot Bandung Catat Angka Kasus Aktif Covid-19 dan BOR Alami Penurunan
Jual Aset untuk Bertahan Hidup, Para Pelaku Seni KBB Desak Pemda Beri Ruang Bekerja
Emil Usul Provinsi Kelola Distribusi Vaksin ke Kota dan Kabupaten
Ditambah lagi, pada Tahun 2030, pemerintah memiliki tujuan three zero, yakni tak ada lagi masyarakat yang terinfeksi HIV, dan tak ada lagi kematian yang disebabkan oleh HIV/AIDS, dan tidak ada diskriminasi.
“Saya mengajak, mari kita putus penularan HIV mulai dari sekarang. Jangan tinggalkan satu orangpun, kita pasti bisa,” ucap Yana.
Yana mengajak, masyarakat untuk berperan serta memutus mata rantai penyebaran HIV/AIDS. Caranya, dengan memberi dukungan, serta jangan sampai ada stigma buruk terhadap penderita ODHA.
“Doronglah mereka untuk memberikan karya-karya terbaiknya bagi masyarakat,” pungkasnya. (Faqih Rohman Syafei/BandungKita.id) ***
Editor: Faqih Rohman Syafei





Comment